-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Bangkit Pasca Cuaca Ekstrem, Pembangunan Skill Lab FKG Unand Dikebut Demi Mutu Pendidikan

Selasa, 13 Januari 2026 | Januari 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-13T13:48:44Z
Progres pembangunan Gedung Skill Lab Terintegrasi FKG Universitas Andalas terus dikebut pasca cuaca ekstrem, dengan pengawasan ketat demi menjaga mutu pekerjaan.

Padang, MP----- Tantangan cuaca ekstrem akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat pada November 2025 lalu sempat menjadi ujian berat bagi pembangunan Gedung Skill Lab Terintegrasi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Andalas Tahap I. Curah hujan tinggi dan akses jalan yang terendam banjir membuat distribusi material ke lokasi proyek tersendat dan ritme pekerjaan melambat.

PM PT Paramitra – Nur Rizky KSO, Adi, memaparkan strategi percepatan pekerjaan pembangunan Gedung Skill Lab FKG Unand kepada jurnalis.

Namun, semangat untuk bangkit dan menyelesaikan pembangunan fasilitas pendidikan strategis ini tidak surut. Berkat koordinasi intensif antara pemilik pekerjaan, kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, serta dukungan penuh manajemen Universitas Andalas, progres pembangunan kini kembali melaju dengan percepatan signifikan.

Aktivitas pekerja di lokasi pembangunan Skill Lab FKG Unand kembali berjalan efektif seiring membaiknya kondisi cuaca dan penambahan tenaga kerja.

Kepada wartawan, Project Manager PT Paramitra – Nur Rizky KSO, Adi, menjelaskan bahwa membaiknya kondisi cuaca menjadi momentum untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya. Penambahan tenaga kerja, pengaturan ulang jadwal kerja, serta kesiapan material menjadi kunci utama percepatan.

PPK Ir. M. Nasir Sony, ST., MT., PhD., dan Site Engineering CV Restu Graha Cipta, Efendi, saat memberikan penjelasan kepada wartawan di kantor direksi keet terkait percepatan pembangunan Gedung Skill Lab FKG Unand.

“Material sudah standby di lokasi. Tenaga kerja saat ini sekitar 50 orang dan akan bertambah sekitar 25 orang lagi. Kami bekerja penuh waktu dan fokus pada pengaturan manajemen teknis agar progres kembali sesuai target,” ujar Adi, dikantor diresiket, Selasa (13/1/2026).

Ia menegaskan bahwa percepatan tidak dilakukan dengan mengorbankan kualitas. Pekerjaan struktur beton menggunakan standar mutu tinggi dengan pengawasan ketat dari konsultan supervisi. Setiap tahapan, termasuk pembongkaran scaffolding, hanya dilakukan setelah mendapat persetujuan konsultan pengawas yang selalu berada di lapangan.

Site Engineering CV Restu Graha Cipta selaku Konsultan Supervisi, Efendi, menyampaikan bahwa pihaknya terus memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis. Strategi efisiensi waktu diterapkan secara terukur melalui eksenplan yang memuat rencana progres, kebutuhan material, dan tenaga kerja.

“Setiap minggu bobot progres menunjukkan perbaikan. Perubahan signifikan sudah mulai terlihat dan ini terus kami kawal dari sisi mutu dan metode kerja,” ungkap Efendi.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tender Konstruksi dan Seleksi Jasa Konsultan Universitas Andalas, Ir. M. Nasir Sony, ST., MT., PhD., menegaskan bahwa proyek ini masih berada dalam masa kontrak yang sah karena bersifat multiyears. Ia mengakui cuaca ekstrem sempat berdampak pada pekerjaan lapangan, namun menilai komitmen rekanan dalam melakukan percepatan patut diapresiasi.

“Instruksi percepatan melalui penambahan tenaga kerja, lembur, dan penguatan distribusi material telah dijalankan dengan baik. Saat ini progres menunjukkan tren yang positif,” jelasnya.

Rektor Universitas Andalas, Dr. Efa Yonnedi, SE, MPPM, Akt, CA, CRGP, turut menegaskan bahwa pembangunan Gedung Skill Lab Terintegrasi FKG merupakan bagian penting dari transformasi pendidikan kedokteran gigi di Universitas Andalas.

“Skill Lab ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik dan kompetensi. Kami berkomitmen memastikan pembangunan berjalan sesuai standar mutu, karena fasilitas ini akan menjadi penopang utama lahirnya tenaga kesehatan gigi yang unggul, berdaya saing, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tegas Rektor.

Ia menambahkan, Universitas Andalas memahami tantangan yang dihadapi di lapangan akibat faktor alam, namun optimistis seluruh tahapan pembangunan dapat diselesaikan dengan baik melalui kerja sama semua pihak.

“Kami mengapresiasi kerja keras rekanan dan konsultan pengawas. Dengan sinergi yang kuat, kami yakin proyek ini akan selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan,” tutupnya.

Dengan cuaca yang kian bersahabat dan percepatan yang terus dilakukan, pembangunan Gedung Skill Lab Terintegrasi FKG Universitas Andalas kini melangkah pasti menuju penyelesaian. Bukan sekadar pembangunan fisik, proyek ini menjadi simbol komitmen Unand dalam menghadirkan fasilitas pendidikan modern demi mencetak generasi profesional kesehatan yang andal dan berintegritas untuk masa depan Indonesia.

(Rajo Alam/red)

×
Berita Terbaru Update