![]() |
| Seluruh panitia pelaksana, jajaran PSSI Sumbar, perangkat pertandingan, dan perwakilan klub peserta berfoto bersama usai pelaksanaan MCM dan Workshop SIAP Liga 4 PSSI Sumbar musim 2025/2026. |
Padang, MP----- Panitia Pelaksana Liga 4 PSSI Sumatera Barat musim 2025/2026 terus memantapkan kesiapan kompetisi melalui agenda Match Coordinating Meeting (MCM) dan Workshop Sistem Informasi Administrasi PSSI (SIAP) yang digelar di UNP Hotel and Convention, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Sumbar H. Indra Dt Rajo Lelo, SH, MM, didampingi Sekretaris Umum PSSI Sumbar Hendra Dupa, Ketua Panpel Renol Fadli, perangkat pertandingan, serta perwakilan seluruh tim peserta.
Dalam arahannya, Indra Dt Rajo Lelo menegaskan keyakinannya bahwa Liga 4 Sumbar musim ini dapat berjalan lancar dan menghadirkan pertandingan yang berkualitas.
“Kompetisi yang berjalan baik dan menampilkan permainan berkualitas adalah harapan kita bersama. Dari tahun ke tahun harus ada peningkatan, baik jumlah peserta maupun kualitas tim,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya komitmen seluruh panitia dan klub peserta untuk menjaga sportivitas, keadilan, serta kepatuhan terhadap regulasi, demi terciptanya kompetisi yang sehat dan berintegritas.
Diikuti 10 Tim, Format Satu Leg
Ketua Panpel Liga 4 Sumbar, Renol Fadli, menjelaskan bahwa kompetisi akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 22 Januari hingga 22 Februari 2026, dengan diikuti 10 tim peserta.
Kesepuluh tim tersebut yakni PSP Padang, PSPP Padang Panjang, PS Rambatan, Gaung Putra FC, Gumarang FKNB, GMR FC, Kompak Kampung Pisang, PSLA Sicincin, Batang Anai FC, dan Josal FC Piaman.
Seluruh tim akan saling berhadapan dengan format satu leg, sehingga masing-masing klub dijadwalkan melakoni sembilan pertandingan. Laga akan digelar di Stadion Haji Agus Salim Padang dan Stadion Utama Sumatera Barat.
“Format ini memberikan peluang yang sama dan adil bagi setiap klub untuk membuktikan kualitasnya sebelum masuk fase gugur,” ujar Renol.
Empat tim teratas klasemen akhir fase liga akan melaju ke babak semifinal, dengan format dua leg (kandang–tandang), mempertemukan peringkat pertama vs keempat serta peringkat kedua vs ketiga.
Sementara partai final direncanakan berlangsung satu leg di Stadion Haji Agus Salim Padang.
Tanpa Denda Tunai dan Deposit Kartu
Menariknya, Liga 4 Sumbar musim ini tidak lagi memberlakukan denda tunai di lapangan bagi pemain yang menerima kartu kuning maupun kartu merah.
“Akumulasi kartu mengikuti regulasi resmi liga. Tidak ada sistem deposit kartu atau pembayaran lain yang memberatkan tim,” tegas Renol.
Dalam aspek administrasi, kompetisi ini sepenuhnya menerapkan transformasi digital melalui sistem SIAP. Seluruh data pemain dan ofisial wajib diinput paling lambat 21 Januari 2026, atau sehari sebelum kick-off.
Setiap pemain dan ofisial akan dibekali ID Card resmi berbasis sistem, guna menjamin keabsahan dan keamanan status kepesertaan selama kompetisi berlangsung.
Drawing Terbuka, Jamin Fair Play
Renol menambahkan, agenda MCM dan Workshop menjadi forum penyamaan persepsi seluruh peserta, mencakup regulasi umum, regulasi khusus panitia, mekanisme kompetisi, hingga drawing jadwal pertandingan.
Seluruh jadwal ditentukan melalui undian terbuka tanpa intervensi pihak manapun, sebagai wujud komitmen terhadap prinsip fair play.
“Kami tidak menentukan lawan dari awal hingga akhir. Semua melalui drawing agar kompetisi berjalan adil dan transparan,” katanya.
Berdasarkan hasil undian, laga pembuka Liga 4 Sumbar akan digelar 22 Januari 2026, mempertemukan PSP Padang vs Josal FC Piaman, juara Liga 4 Sumbar musim 2024/2025, di Stadion Haji Agus Salim Padang.
Pada pertandingan lainnya di hari yang sama, Batang Anai FC dijadwalkan menghadapi PSPP Padang Panjang.
(*)
