![]() |
| Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat eselon II Pemprov Sumbar di Auditorium Gubernuran Sumbar, Jumat (2/1/2026). |
Padang, MP----- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kembali merombak jajaran pejabat strategis. Sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Auditorium Gubernuran Sumbar, Jumat (2/1/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 821/5724/BKD-2025 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, dan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi.
Gubernur Mahyeldi menegaskan, rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari manajemen sumber daya aparatur negara, sekaligus langkah strategis untuk menjawab kebutuhan organisasi yang dinamis.
“Rotasi ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi upaya penyegaran dan penguatan kinerja, terutama pada sektor-sektor strategis seperti perencanaan, pelayanan publik, dan pengelolaan keuangan daerah,” tegas Mahyeldi dalam sambutannya.
Dalam rotasi tersebut, Reti Wafda yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Sumbar. Posisi Kepala DKP Sumbar selanjutnya diisi oleh Syefdinon, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumbar.
Sektor pendapatan daerah juga mengalami perubahan. Al Amin, yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra), kini dipercaya sebagai Kepala Bapenda Sumbar.
Sementara itu, Syaiful Bahri yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Sumbar, dilantik sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar.
Perombakan juga menyentuh birokrasi sekretariat daerah. Edi Dharma Syafni bergeser dari jabatan Kepala Biro Umum menjadi Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat.
Di sektor perencanaan pembangunan, Zefnihan, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, resmi mengemban amanah sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbar.
Gubernur Mahyeldi berharap para pejabat yang dilantik segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja nyata demi percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Sumatera Barat.
