-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

KJI Sulsel Bersiap Dilantik, Andarizal Titip Pesan dari Puncak HPN 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | Februari 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-11T00:52:04Z
Pengurus Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Sulawesi Selatan menggelar pertemuan internal guna mematangkan persiapan pelantikan pengurus yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026 di Kota Makassar.

Makassar, MP----- Pengurus Kolaborasi Jurnalis Indonesia wilayah Sulawesi Selatan (KJI Sulsel) menggelar rapat intensif guna mematangkan seluruh persiapan pelantikan pengurus periode terbaru yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026 di Kota Makassar.

Rapat yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan acara, mulai dari kesiapan lokasi, susunan prosesi, hingga koordinasi lintas bidang. Pelantikan ini dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat peran KJI dalam mendorong profesionalisme dan solidaritas jurnalis di Sulawesi Selatan.

Keseriusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KJI dalam memperluas dan menguatkan basis organisasi di kawasan Indonesia Timur ditandai dengan rencana kehadiran langsung Ketua Umum DPP KJI, Andarizal, yang dijadwalkan bertolak dari Padang menuju Makassar pada 13 Februari 2026, sehari sebelum prosesi pelantikan digelar.

Selain melantik secara resmi jajaran pengurus KJI Sulsel, kehadiran Ketua Umum DPP KJI juga diharapkan memberikan penguatan visi dan arah organisasi dalam menghadapi tantangan dunia pers di era digital.

Ketua Umum DPP KJI Andarizal, kepada wartawan yang menemuinya di lokasi acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten, menegaskan bahwa pelantikan KJI Sulsel harus dimaknai sebagai awal pengabdian dan tanggung jawab besar insan pers terhadap publik.

“Pelantikan KJI Sulsel bukan sekadar agenda seremonial organisasi, tetapi momentum untuk memperkuat marwah profesi jurnalis. Saya berharap pengurus yang dilantik nantinya mampu menjaga integritas, profesionalisme, serta menjadikan KJI sebagai ruang kolaborasi yang sehat dan bermartabat,” ujar Andarizal, Senin (9/2).

Ia juga menekankan pentingnya peran KJI Sulsel dalam merawat persatuan insan pers dan membangun sinergi dengan berbagai pihak tanpa mengorbankan independensi jurnalistik.

“Jurnalis harus adaptif terhadap perubahan zaman, tetapi tidak boleh kehilangan nilai etik. KJI Sulsel diharapkan hadir sebagai organisasi yang mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat melalui karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan humanis,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan pengurus KJI Sulsel menyampaikan bahwa seluruh jajaran terus merapatkan barisan agar pelantikan pada 14 Februari 2026 mendatang dapat berjalan lancar dan khidmat.

“Kami terus mematangkan persiapan agar pelantikan ini menjadi titik awal penguatan peran KJI Sulsel dalam mendorong keterbukaan informasi serta jurnalisme yang bertanggung jawab di daerah,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi yang menjadi ruh organisasi, KJI Sulsel diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu insan pers lintas media untuk terus bertumbuh, saling menguatkan, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan demokrasi di Sulawesi Selatan.

Sebagai informasi, Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) merupakan organisasi profesi jurnalis yang berfokus pada penguatan sinergi antarsesama insan pers, peningkatan kualitas sumber daya jurnalis, serta konsistensi dalam menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

(Rajo Alam)

×
Berita Terbaru Update