-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

SMSI Resmikan Dua Monumen di Banten, Ketum Tegaskan Pengurus Tak Aktif Diminta Mundur

Jumat, 06 Februari 2026 | Februari 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-06T14:29:56Z
Ketua Umum SMSI Drs. Firdaus, M.Si menyampaikan agenda ekspedisi SMSI se-Indonesia, termasuk rencana peresmian Monumen SMSI di Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Banten, MP----- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) akan melanjutkan rangkaian agenda nasionalnya melalui ekspedisi SMSI se-Indonesia yang dipusatkan di Provinsi Banten. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Ketua SMSI Provinsi Banten, Lesmana Bangun, menyampaikan bahwa agenda utama ekspedisi dimulai dengan peresmian Monumen SMSI di Kota Cilegon, kemudian dilanjutkan ke Kota Serang untuk kegiatan peletakan batu pertama Monumen SMSI.

“Agenda ini merupakan bagian dari upaya SMSI memperkuat eksistensi dan sejarah organisasi di daerah, sekaligus menegaskan peran pers siber dalam pembangunan bangsa,” ujar Lesmana Bangun.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum SMSI, Drs. Firdaus, M.Si, menegaskan pentingnya komitmen dan kerja nyata seluruh jajaran pengurus SMSI di pusat maupun daerah. Ia menyatakan, pengurus yang tidak aktif dan tidak berkontribusi dalam memajukan organisasi diminta untuk mengundurkan diri.

“SMSI ini diharapkan ikut membangun bangsa. Organisasi harus diisi oleh orang-orang yang mau bekerja, bukan sekadar menyandang jabatan,” tegas Firdaus.

Penyampaian arahan Ketua Umum tersebut berlangsung pada Jumat malam dan diikuti dengan penuh perhatian oleh seluruh jajaran pengurus SMSI tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten, dan Kota dari berbagai daerah di Indonesia. Suasana forum tampak khidmat, mencerminkan keseriusan dan soliditas organisasi dalam menyikapi arah dan masa depan SMSI.

Firdaus juga menyinggung masih adanya ketua dan pengurus SMSI di daerah yang tidak hadir dalam agenda-agenda penting organisasi. Menurutnya, hal tersebut menjadi catatan evaluasi serius bagi kepengurusan nasional. Ke depan, SMSI Pusat akan berupaya mengakomodasi kehadiran para ketua daerah dalam setiap kegiatan strategis SMSI agar dapat secara langsung mendengarkan arahan serta menyampaikan masukan demi kemajuan organisasi.

Menutup pernyataannya, Firdaus menegaskan bahwa monumen dan museum SMSI yang dibangun di Provinsi Banten merupakan monumen dan museum SMSI pertama di Indonesia, sekaligus menjadi tonggak sejarah dan perjuangan organisasi.

“Monumen dan museum ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol perjalanan, perjuangan, dan komitmen SMSI bagi pers dan bangsa. Jadi besok kita bersama-sama menyaksikan peresmian Monumen di Kota Cilegon, itu tapak pertama kita SMSI,” pungkasnya.

(Rajo Alam)

×
Berita Terbaru Update