-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Tinjau IPA Gunung Pangilun, Menteri PU Pastikan Penguatan Sistem Air Bersih Kota Padang

Minggu, 01 Februari 2026 | Februari 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-31T22:53:41Z
Menteri PU Dody Hanggodo bersama Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meninjau kondisi IPA Gunung Pangilun milik Perumda AM Kota Padang.

Padang, MP----- Wali Kota Padang, Fadly Amran, mendampingi Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Dody Hanggodo meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang, Jumat (30/1/2026).

Peninjauan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, serta jajaran terkait. Rombongan mendengarkan pemaparan teknis mengenai kondisi intake dan jaringan perpipaan yang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi, sekaligus mengevaluasi penanganan darurat dan rencana penguatan sistem penyediaan air bersih Kota Padang ke depan.

Menteri PU menekankan pentingnya percepatan pemulihan layanan air bersih sekaligus penguatan infrastruktur agar lebih tangguh menghadapi bencana serupa di masa mendatang.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah pusat dalam membantu penanganan krisis air bersih yang sempat melanda masyarakat Kota Padang.

Ia menjelaskan, pascabencana hidrometeorologi pada akhir November 2025, progres perbaikan intake dan jaringan perpipaan Perumda AM telah mencapai 98,9 persen dan ditargetkan rampung pada awal Februari 2026. Namun demikian, distribusi air bersih ke pelanggan masih belum optimal karena sebagian jaringan masih menggunakan pipa sementara, sehingga tekanan air belum maksimal.

“Menyikapi krisis air bersih ini, Pemko Padang telah mengambil kebijakan dengan menggratiskan tagihan PDAM dan retribusi sampah bulan Februari bagi sekitar 1.382 pelanggan terdampak,” ujar Fadly Amran.

Selain langkah jangka pendek tersebut, Pemko Padang juga menyiapkan solusi berkelanjutan. Salah satunya dengan mengusulkan pembangunan sekitar 200 sumur bor komunal gratis di wilayah-wilayah yang rawan kekeringan, sebagai upaya memperkuat ketahanan air bersih masyarakat.

Langkah ini diharapkan tidak hanya memulihkan layanan air bersih pascabencana, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjamin ketersediaan air bersih yang aman dan berkelanjutan bagi warga Kota Padang.

(Hms-pd)

×
Berita Terbaru Update