-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Jembatan Modular Sei Sanggul Rampung, Akses Warga Terbuka, Ekonomi Didorong Tumbuh

Kamis, 26 Maret 2026 | Maret 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-26T00:19:28Z
Kodim 0209/LB hadirkan solusi cepat buka akses wilayah terisolir.

Labuhanbatu, MP----- Pembangunan jembatan modular di Dusun 2, Desa Sei Sanggul, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, resmi tuntas. Infrastruktur sepanjang 30 meter yang dikerjakan oleh TNI dari Kodim 0209/LB ini kini siap digunakan masyarakat untuk memperlancar konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi warga.

Penyelesaian proyek pada Jumat (20/3/2026) menandai berakhirnya seluruh tahapan pekerjaan konstruksi yang dilakukan secara bertahap dan terukur. Mulai dari pengecoran pondasi beton, pembangunan struktur penopang di kedua sisi jembatan, perakitan rangka modular, pemasangan pelat lantai, hingga penimbunan oprit dan pengecatan akhir, seluruhnya berhasil diselesaikan dengan capaian progres 100 persen.

Kehadiran jembatan ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat setempat akan akses transportasi yang layak. Sebelumnya, mobilitas warga termasuk distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok kerap terkendala kondisi jalur yang terbatas, terutama saat musim hujan.

Pembangunan jembatan modular ini juga menjadi cerminan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat. Warga setempat terlibat aktif dalam proses pengerjaan melalui semangat gotong royong, mempercepat penyelesaian proyek sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah komunitas.

Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menegaskan bahwa pembangunan jembatan modular merupakan solusi efektif untuk membuka keterisolasian wilayah dalam waktu relatif singkat.

“Dengan hadirnya jembatan ini, mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar. Kami berharap ini dapat berdampak langsung terhadap peningkatan perekonomian warga dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sei Sanggul,” ujarnya.

Kini, jembatan tersebut tidak hanya menjadi penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga simbol percepatan pembangunan dan kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat di daerah. Ke depan, keberadaan infrastruktur ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta membuka peluang baru bagi aktivitas sosial dan perdagangan warga setempat.

(puspen/red)

×
Berita Terbaru Update