-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Kapolri Tekankan Mudik Aman dan Layanan Maksimal bagi Masyarakat

Jumat, 13 Maret 2026 | Maret 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-13T04:55:23Z
Listyo Sigit Prabowo menyampaikan arahan saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, menekankan kesiapsiagaan personel untuk mewujudkan mudik aman dan nyaman bagi masyarakat menjelang Idul Fitri.

Jakarta, MP----- Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri untuk memastikan arus mudik Lebaran 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar. Hal itu disampaikan saat Kapolri bersama Agus Subiyanto memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (12/3).

Dalam amanatnya, Kapolri menginstruksikan seluruh jajaran Polri bersama TNI dan instansi terkait agar melaksanakan tugas pengamanan secara maksimal demi mewujudkan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Menurutnya, keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menjadi prioritas utama selama pelaksanaan operasi kemanusiaan tersebut.

“Seluruh personel harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pastikan setiap tahapan pengamanan berjalan optimal sehingga masyarakat dapat mudik dengan aman dan kembali ke kampung halaman dengan penuh kebahagiaan,” tegas Kapolri.

Kapolri juga mengingatkan jajarannya untuk mewaspadai potensi lonjakan mobilitas masyarakat yang diperkirakan meningkat signifikan pada puncak arus mudik, yakni pada 14 - 15 Maret serta 18 - 19 Maret 2026. Oleh karena itu, pengamanan jalur transportasi harus dipersiapkan secara matang dan terkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Polri bersama instansi terkait telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas, di antaranya sistem one way, contra flow, ganjil - genap, serta pembatasan operasional angkutan barang pada waktu - waktu tertentu. Langkah ini diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan di jalur-jalur utama mudik.

Selain pengaturan lalu lintas, Kapolri juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang dapat mengganggu perjalanan masyarakat.

“Personel di lapangan harus responsif terhadap berbagai kemungkinan, termasuk dampak cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi keselamatan pemudik. Koordinasi lintas instansi harus diperkuat agar setiap situasi dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” ujarnya.

Di sisi lain, Kapolri meminta seluruh jajaran meningkatkan patroli keamanan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama musim mudik. Pendataan rumah kosong yang ditinggalkan pemudik juga menjadi perhatian guna mencegah tindak kriminalitas.

Tak kalah penting, Kapolri menekankan optimalisasi layanan darurat Call Center 110 agar masyarakat dapat dengan mudah melaporkan situasi darurat maupun meminta bantuan kepolisian.

“Pastikan layanan 110 dapat diakses masyarakat dengan cepat dan responsif. Kehadiran Polri harus benar - benar dirasakan oleh masyarakat, baik di jalur mudik maupun di lingkungan tempat tinggal mereka,” pungkas Kapolri.

Apel Gelar Pasukan ini menjadi tanda dimulainya rangkaian pengamanan nasional dalam rangka perayaan Idul Fitri, dengan melibatkan ribuan personel gabungan dari Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait guna menjamin perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman.

(Jkt/red)

×
Berita Terbaru Update