-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Kementerian Kebudayaan Salurkan 375 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Batipuh Selatan

Sabtu, 14 Maret 2026 | Maret 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-14T02:04:01Z
Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly mendampingi perwakilan Kementerian Kebudayaan RI saat penyerahan bantuan bagi korban bencana di Nagari Sumpur, Batipuh Selatan.

Batusangkar, MP----- Pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Nagari Sumpur, Jumat (13/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi mendampingi perwakilan Menteri Kebudayaan RI yang diwakili Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan, Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan Dr. Ir. Feri Arlius Dt. Sipado, M.Sc.

Bantuan disalurkan secara langsung kepada masyarakat di beberapa nagari yang terdampak cukup parah akibat bencana beberapa waktu lalu, yakni Nagari Sumpur, Nagari Padang Laweh Malalo, dan Nagari Guguak Malalo.

Wakil Bupati Ahmad Fadly menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan RI kepada masyarakat Tanah Datar yang terdampak bencana. Ia menilai bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat, terlebih disalurkan pada momentum bulan suci Ramadan.

“Bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata dari pemerintah pusat dalam membantu pemulihan masyarakat pascabencana. Apalagi diserahkan di bulan Ramadan, tentu menjadi tambahan semangat dan harapan bagi masyarakat,” ujar Ahmad Fadly.

Ia juga menjelaskan, pemerintah daerah bersama berbagai pihak terus berupaya mempercepat proses pemulihan bagi warga yang terdampak bencana, khususnya mereka yang mengalami kerusakan rumah berat maupun rumah hanyut.

Menurutnya, saat ini sebagian masyarakat telah menempati Hunian Sementara (Huntara) maupun menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) sebagai bagian dari program pemulihan.

“Pembangunan Huntara dilaksanakan oleh BNPB, di antaranya 23 unit di Nagari Bungo Tanjung, 15 unit di Nagari Sumpur, serta 28 unit di Jorong Guguak Malalo. Selain itu juga terdapat 10 unit Huntara di Jorong Baing yang merupakan hibah dari Kementerian kepada wali nagari setempat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pelestarian Cagar Budaya Wilayah III Drs. Nurmatias menyebutkan bahwa bantuan yang diserahkan kepada masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Batipuh Selatan berjumlah 375 paket.

Bantuan tersebut berupa perlengkapan salat dan makanan khas Minangkabau berupa rendang yang diharapkan dapat membantu kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan dukungan moril.

“Walaupun bencana sudah berlalu sekitar tiga bulan, kami berharap bantuan ini dapat membantu sekaligus memberikan semangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali,” ungkap Nurmatias.

Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan Feri Arlius Dt. Sipado menambahkan, bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan solidaritas Kementerian Kebudayaan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa program bantuan serupa telah disalurkan di sejumlah wilayah terdampak bencana di Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

“Walaupun bantuan yang diberikan tidak terlalu besar, ini merupakan ungkapan simpati kepada saudara - saudara kita yang sedang mengalami musibah. Mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Kamrita, Camat Batipuh Selatan Muhamad As’ad beserta jajaran, serta para Wali Nagari Sumpur, Padang Laweh Malalo, dan Guguak Malalo.

(Bts/red)

×
Berita Terbaru Update