-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

KKP dan Pemprov Papua Barat Daya Perkuat Sinergi Pengembangan Kelautan dan Perikanan

Rabu, 18 Maret 2026 | Maret 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-18T02:15:25Z
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono bersama jajaran pejabat KKP menerima audiensi Gubernur Elisa Kambu guna membahas potensi kelautan serta wisata bahari dunia di kawasan Raja Ampat.

Jakarta, MP----- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah guna mengoptimalkan potensi sektor kelautan dan perikanan nasional. Hal ini mengemuka dalam audiensi antara Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dengan Gubernur Elisa Kambu di Gedung Mina Bahari I, Jakarta, Senin (16/3).

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono berfoto bersama Gubernur Elisa Kambu dan jajaran pejabat KKP usai audiensi di Gedung Mina Bahari I, Jakarta, Senin (16/3).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) yang mewakili Kepala BPPSDM KP bersama para Pejabat Eselon I di lingkungan KKP.

Dalam audiensi itu, kedua pihak membahas berbagai potensi strategis sektor kelautan dan perikanan di Papua Barat Daya serta upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangannya.

Gubernur Elisa Kambu memaparkan sejumlah potensi unggulan daerah, mulai dari kekayaan sumber daya kelautan hingga potensi wisata bahari kelas dunia di kawasan Raja Ampat yang dikenal luas karena keindahan alam serta keanekaragaman hayati lautnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan komitmen KKP untuk mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Papua Barat Daya melalui sinergi program antara pemerintah pusat dan daerah.

“Papua Barat Daya memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat agar potensi tersebut dapat dikelola secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya nelayan dan masyarakat pesisir,” ujar Trenggono.

Menurutnya, pengelolaan sumber daya kelautan harus dilakukan secara terencana dan terintegrasi agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut.

Dalam pertemuan itu juga dibahas langkah sinkronisasi berbagai program pembangunan sektor kelautan dan perikanan agar potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu program yang menjadi fokus adalah pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta memperkuat ekonomi nelayan di Papua Barat Daya.

Selain itu, KKP juga terus mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) di bidang kelautan dan perikanan. Di wilayah tersebut, KKP telah memiliki satuan pendidikan vokasi yakni Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong serta SUPM Sorong.

Melalui BPPSDM KP, peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM kelautan dan perikanan di Papua Barat Daya terus didorong agar mampu mendukung pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan serta meningkatkan daya saing sektor perikanan nasional.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan potensi kelautan Papua Barat Daya sekaligus menjadikannya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi berbasis maritim di Indonesia.

(Red/Jkt)

×
Berita Terbaru Update