-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Pembangunan Jembatan Gantung Batang Kandis Berlanjut, Warga Koto Tangah Rasakan Dampak Nyata Proyek Pengendalian Banjir

Rabu, 18 Maret 2026 | Maret 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-18T09:06:33Z
Pekerja terlihat menyelesaikan konstruksi jembatan gantung Batang Kandis yang diharapkan menjadi akses penghubung penting bagi masyarakat dua kelurahan di Kecamatan Koto Tangah (ft.doc-mp)

Padang, MP----- Proses pembangunan jembatan gantung di aliran Sungai Batang Kandis, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, terus menunjukkan progres. Pada Rabu (18/3/2026), rangka tiang besi baja yang menjadi struktur utama jembatan sudah tampak berdiri kokoh di sisi tebing sungai.

Tampak rangka konstruksi jembatan gantung Batang Kandis yang tengah dibangun untuk meningkatkan konektivitas masyarakat di wilayah pesisir Kota Padang.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari proyek besar pengendalian banjir Batang Kandis yang direalisasikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Proyek strategis ini berada di bawah pengawasan Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWSS-V) Padang, sebagai unit teknis yang bertanggung jawab terhadap pembangunan serta pengelolaan infrastruktur sumber daya air di wilayah Sumatera Barat.

Susunan batu boulder terlihat rapi di tebing sungai sebagai bagian dari pekerjaan penguatan tebing untuk mencegah terjadinya abrasi dan longsor di aliran sungai.

Program pengendalian banjir Batang Kandis ini bertujuan mengurangi dampak banjir yang selama ini kerap melanda kawasan utara Kota Padang, khususnya saat curah hujan tinggi. Selain memperkuat tebing sungai dengan konstruksi boulder batu, proyek ini juga dilengkapi pembangunan berbagai infrastruktur pendukung, termasuk jembatan gantung yang saat ini tengah dalam tahap pengerjaan.

Keberadaan proyek tersebut mendapat perhatian dan dukungan dari masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai Batang Kandis.

Sejumlah warga di Kampung Jambak, Kelurahan Batipuh Panjang, dan Pasia Jambak, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, mengaku merasakan langsung dampak positif dari pembangunan pengendalian banjir tersebut.

Salah seorang warga Kampung Jambak, Syamsul (68), kepada jurnalis MP mengatakan pembangunan penguatan tebing sungai dan berbagai infrastruktur pengendali banjir di Batang Kandis telah memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Dulu kalau hujan deras semalaman saja kami sudah khawatir air sungai meluap. Sekarang alhamdulillah jauh lebih terkendali. Dinding penahan di tebing sungai sangat membantu melindungi permukiman warga,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Yanti (48), warga Pasia Jambak. Ia menilai pembangunan jembatan gantung yang saat ini tengah dikerjakan akan semakin memudahkan mobilitas masyarakat di sekitar kawasan tersebut.

“Kalau jembatan ini selesai, tentu akan sangat membantu akses warga, terutama untuk aktivitas sehari - hari dan ekonomi masyarakat. Kami berharap pengerjaannya berjalan lancar sampai selesai,” katanya.

Menurut warga, manfaat proyek pengendalian banjir Batang Kandis sudah terbukti saat bencana hidrometeorologi melanda wilayah Sumatera Barat pada akhir November 2025 lalu.

Ketika itu, curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan sejumlah sungai di Kota Padang meluap dengan arus deras membawa material lumpur, batu, hingga gelondongan kayu. Di beberapa wilayah seperti kawasan hulu Sungai Batang Kuranji, bencana tersebut menyebabkan kerusakan cukup parah pada infrastruktur dan permukiman warga.

Namun kondisi berbeda terjadi di sepanjang Batang Kandis.

Berkat pembangunan penguatan tebing sungai menggunakan susunan boulder batu di sisi kiri dan kanan aliran sungai, kawasan tersebut relatif terlindungi dari dampak kerusakan besar.

Hendri (52), warga Batipuh Panjang, menuturkan masyarakat sangat merasakan perbedaan kondisi sungai sebelum dan sesudah proyek pengendalian banjir dilaksanakan.

“Dulu setiap banjir, air sungai sering menggerus tebing dan membuat kami khawatir rumah warga bisa terancam. Sekarang dengan adanya susunan batu besar di tebing sungai, aliran air lebih terkendali,” jelasnya.

Warga berharap pembangunan jembatan gantung dan seluruh rangkaian proyek pengendalian banjir Batang Kandis dapat diselesaikan secara optimal dan berkelanjutan.

Mereka juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas pekerjaan agar seluruh infrastruktur yang dibangun benar - benar kuat, tahan lama, dan mampu melindungi masyarakat dari ancaman banjir di masa mendatang.

“Proyek ini sangat penting bagi keselamatan masyarakat. Harapan kami kualitasnya benar - benar dijaga, karena ini menyangkut perlindungan banyak warga yang tinggal di sepanjang sungai Batang Kandis,” tegas Rahmad.

Selain menjadi bagian dari sistem pengendalian banjir, pembangunan jembatan gantung tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Koto Tangah.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, masyarakat berharap kehadiran infrastruktur tersebut tidak hanya menjadi solusi penanggulangan banjir, tetapi juga membawa dampak pembangunan yang lebih luas bagi Kota Padang, khususnya kawasan Batang Kandis dan sekitarnya.

(mp)

×
Berita Terbaru Update