Jakarta, MP----- Dalam rangka memperingati 53 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Korea Selatan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung.
Pertemuan yang berlangsung di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House) tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan strategis kedua negara dalam berbagai sektor prioritas.
Dalam pembahasan, Indonesia dan Korea Selatan sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan dan pengembangan alat utama sistem persenjataan (alutsista), perdagangan, kecerdasan buatan (AI), serta investasi. Langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi kedua negara.
Selain itu, kedua kepala negara juga menegaskan komitmen untuk memperluas kolaborasi yang saling menguntungkan, termasuk peningkatan nilai investasi dan transfer teknologi guna memperkuat daya saing nasional.
Kehadiran Menteri KKP dalam delegasi menunjukkan pentingnya sektor kelautan dan perikanan sebagai bagian dari kerja sama strategis, khususnya dalam pengelolaan sumber daya laut dan pengembangan ekonomi biru.
Pertemuan bilateral ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan panjang hubungan diplomatik Indonesia–Korea Selatan yang telah terjalin selama lebih dari lima dekade, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa depan.
