![]() |
| Sekjen Kemhan Tri Budi Utomo memimpin rapat transisi pengelolaan TMP di Kantor Kemhan, Jakarta. |
Jakarta, MP----- Kementerian Pertahanan (Kemhan) mempercepat langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan Taman Makam Pahlawan (TMP) melalui rapat transisi yang dipimpin Sekjen Kemhan, Tri Budi Utomo, di Kantor Kemhan, Selasa (14/4).
![]() |
| Rapat koordinasi Kemhan dan Kemensos terkait transisi pengelolaan TMP berlangsung serius dan terarah. |
Rapat tersebut membahas pengelolaan sejumlah lokasi penting, di antaranya TMPN Utama Kalibata, TMP Seroja, serta Makam Pahlawan Nasional Tuanku Tambusai, termasuk makam pahlawan nasional lainnya di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam arahannya, Sekjen Kemhan menegaskan bahwa transisi ini bukan sekadar pengalihan administratif, tetapi bagian dari upaya besar negara dalam menjaga kehormatan para pahlawan sekaligus merawat memori kolektif perjuangan bangsa.
“Pengelolaan Taman Makam Pahlawan harus dilakukan secara terpadu, profesional, dan berkelanjutan. Ini adalah bentuk penghormatan negara terhadap jasa para pahlawan sekaligus sarana edukasi sejarah bagi generasi mendatang,” tegas Tri Budi Utomo.
Transisi pengelolaan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Kementerian Sosial Republik Indonesia pada 2 April 2026. Proses tersebut mencakup pengalihan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta mekanisme operasional yang akan dilakukan secara bertahap.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan TMP yang lebih terintegrasi, meningkatkan kualitas perawatan, serta memperkuat nilai-nilai historis yang terkandung di setiap situs makam pahlawan.
Selain itu, Kemhan juga menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan keberlanjutan program pelestarian ini, termasuk dalam aspek pemeliharaan fisik kawasan hingga penguatan fungsi edukatif bagi masyarakat luas.
(set/red)

