Padang, MP----- Pergantian kepemimpinan di tubuh Kepolisian Daerah Sumatera Barat mendapat perhatian luas dari kalangan media. Pemimpin Redaksi Media Momen Pembaruan.com, Darmen Rajo Alam, bersama Pemimpin Perusahaan Mukhtisar, SH, menyampaikan ucapan selamat kepada Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., yang resmi dipercaya menjabat sebagai Kapolda Sumbar.
Dalam keterangannya, Darmen Rajo Alam menilai mutasi dan rotasi di lingkungan Polri merupakan bagian penting dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan institusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami dari keluarga besar Media Momen Pembaruan.com mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy sebagai Kapolda Sumbar yang baru. Semoga amanah dalam menjalankan tugas serta mampu membawa semangat baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Ranah Minang,” ujar Darmen Rajo Alam.
Ia menambahkan, pengalaman panjang Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy di bidang intelijen dan pengamanan strategis nasional menjadi modal penting dalam memimpin Polda Sumbar yang memiliki karakter sosial dan budaya yang kuat.
Diketahui, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy merupakan alumni Akpol 1991 dan pernah menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya serta Kapolda Kalimantan Utara. Sebelum dipercaya memimpin Polda Sumbar, ia juga memiliki rekam jejak penting di bidang intelijen kepolisian sebagai mantan Dirkamsus Baintelkam Polri.
Pada kesempatan yang sama, Darmen Rajo Alam juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Irjen Pol Gatot Tri Suryanta atas pengabdian dan dedikasinya selama memimpin Polda Sumbar.
“Kami juga mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru kepada Irjen Pol Gatot Tri Suryanta yang kini mendapat amanah di Lemdiklat Polri. Beliau telah menunjukkan kepemimpinan yang humanis dan terbuka terhadap media serta masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Pemimpin Perusahaan Mukhtisar, SH, menegaskan bahwa hubungan antara media dan institusi Polri harus terus diperkuat demi menjaga stabilitas daerah serta membangun kepercayaan publik.
“Media dan Polri memiliki peran strategis yang saling melengkapi. Pers menjadi penyampai informasi yang edukatif kepada masyarakat, sedangkan Polri hadir menjaga keamanan dan penegakan hukum. Sinergi yang solid akan menciptakan suasana daerah yang aman, kondusif, dan harmonis,” ujar Mukhtisar, SH.
Menurutnya, keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik antara kepolisian dan insan pers menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan era digital, termasuk menangkal penyebaran hoaks dan informasi yang dapat memecah belah masyarakat.
Pergantian Kapolda Sumbar ini menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam memperkuat profesionalisme institusi sekaligus menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks. Kehadiran Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy diharapkan mampu melanjutkan capaian positif kepemimpinan sebelumnya serta mempererat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers di Sumatera Barat.
(Red)
