-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Kemhan-Kemensos Perkuat Sinergi Pengelolaan TMP Nasional, Dorong Edukasi Sejarah dan Nasionalisme

Rabu, 27 Mei 2026 | Mei 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-27T04:57:16Z
Kementerian Pertahanan dan Kementerian Sosial memperkuat sinergi pengelolaan kawasan makam pahlawan nasional sebagai sarana edukasi sejarah dan penguatan nasionalisme.


Jakarta, MP----- Kementerian Pertahanan bersama Kementerian Sosial resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama pengelolaan bersama sejumlah Taman Makam Pahlawan (TMP) nasional sebagai langkah memperkuat sinergi pelestarian nilai perjuangan dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa.

Penandatanganan kerja sama pengelolaan TMP nasional diharapkan memperkuat penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa sekaligus meningkatkan fungsi edukatif kawasan.


Penandatanganan kerja sama berlangsung di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, Selasa (26/5), dan dilakukan oleh Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Sri Yanto, bersama Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial, Mira Riyati Kurniasih.


Kerja sama tersebut mencakup pengelolaan bersama TMP Nasional Utama Kalibata, TMP Nasional Seroja, Makam Pahlawan Nasional Dalam Negeri, serta Makam Pahlawan Nasional Tuanku Tambusai. Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan tata kelola kawasan makam pahlawan yang lebih tertib, representatif, dan berkelanjutan.


Dirjen Pothan Kemhan Laksda TNI Sri Yanto menegaskan bahwa pengelolaan TMP tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan fisik kawasan, tetapi juga menyangkut penghormatan negara terhadap jasa para pahlawan.


“Sinergi ini merupakan bentuk komitmen negara dalam menjaga kehormatan para pahlawan bangsa. TMP harus menjadi ruang yang terawat, bermartabat, dan mampu menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi muda,” ujar Sri Yanto usai penandatanganan kerja sama.


Sementara itu, Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Mira Riyati Kurniasih menyatakan kolaborasi lintas kementerian diperlukan agar pengelolaan makam pahlawan berjalan lebih optimal dan memberi manfaat edukatif bagi masyarakat luas.


“TMP bukan hanya tempat penghormatan bagi para pejuang bangsa, tetapi juga sarana edukasi sejarah dan penguatan nilai nasionalisme. Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, semakin memahami perjuangan para pahlawan melalui kawasan yang tertata dan informatif,” kata Mira.


Usai penandatanganan perjanjian, kedua pejabat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah area di TMPNU Kalibata untuk melihat kondisi fasilitas dan pengelolaan kawasan.


Melalui kerja sama tersebut, Kementerian Pertahanan dan Kementerian Sosial berkomitmen memperkuat koordinasi dalam pemeliharaan, pengembangan fasilitas, hingga penguatan fungsi edukatif kawasan makam pahlawan nasional sebagai bagian dari warisan sejarah bangsa.

(Red)

×
Berita Terbaru Update