-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Konsolidasi Gagasan Menuju Sumbar Bermartabat, Dukungan MUBES FDSB 2026 Menguat dari Nagari

Selasa, 05 Mei 2026 | Mei 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-05T04:38:32Z
Walinagari Lubuk Tarok 
Zuriatman, S.Pd


Sijunjung, MP----- Arus dukungan terhadap penyelenggaraan Musyawarah Besar (MUBES) Forum Dinamika Sumatera Barat (FDSB) 2026 kian menguat hingga ke tingkat nagari. Dari Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Walinagari Zuriatman, S.Pd., menyatakan komitmen terbuka untuk mendukung penuh forum strategis yang dijadwalkan berlangsung di Kota Padang pada 12 September 2026.


Bagi Zuriatman, MUBES FDSB bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang penting untuk merumuskan arah pembangunan Sumatera Barat berbasis gagasan kolektif. Ia menekankan bahwa keterlibatan perantau dan insan pers dalam forum tersebut menjadi kekuatan utama dalam memperkuat jejaring sosial, intelektual, dan kontrol publik terhadap jalannya pemerintahan.


“Ini bukan seremoni. MUBES adalah momentum konsolidasi ide dan energi sosial untuk mendorong Sumbar yang lebih bermartabat. Banyak warga Lubuk Tarok yang menjadi bagian dari FDSB di perantauan, sehingga dukungan ini juga lahir dari keterikatan emosional dan tanggung jawab bersama,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).


Ia menilai, selama ini FDSB konsisten memainkan peran ganda: sebagai mitra kritis pemerintah sekaligus ruang pemersatu masyarakat Sumbar lintas latar belakang. Dalam konteks itu, Zuriatman berharap MUBES 2026 mampu melahirkan rekomendasi strategis yang tidak hanya relevan, tetapi juga implementatif—terutama terkait penguatan kebebasan pers dan pemberdayaan nagari sebagai basis pembangunan.


“Pers yang independen adalah fondasi demokrasi. Ketika demokrasi kuat, pembangunan nagari akan tumbuh sehat dan berkelanjutan. Semangat itu sejalan dengan upaya kami membangun dari akar,” tegasnya.


Sementara itu, proses persiapan MUBES terus dimatangkan. Rapat pembentukan panitia pelaksana dijadwalkan berlangsung di Kota Padang pada 6 Juni 2026. Panitia menargetkan partisipasi luas dari ratusan tokoh Sumbar, kalangan akademisi, perantau, hingga insan pers dari berbagai daerah di Indonesia.


Pendiri WAG FDSB, Nof Hendra, menyambut positif dukungan dari tingkat nagari tersebut. Ia menyebut dukungan akar rumput sebagai indikator penting bahwa FDSB memiliki legitimasi sosial yang kuat.


“Dukungan dari nagari adalah energi besar bagi kami. Ini menunjukkan bahwa FDSB tidak hanya hidup di ruang diskusi, tetapi juga berakar di tengah masyarakat. MUBES 2026 harus menjadi titik tolak lahirnya gagasan besar untuk Sumbar yang lebih bermartabat,” ujarnya.


Sebagai organisasi kemasyarakatan yang menghimpun tokoh daerah, perantau, dan insan pers, FDSB mengusung visi “Pers Bebas, Demokrasi Kuat, Sumbar Bermartabat.” Visi ini menjadi pijakan dalam mendorong peran aktif masyarakat sipil dalam pembangunan daerah yang inklusif, kritis, dan berkelanjutan.

(Rajo.A/red)

×
Berita Terbaru Update