![]() |
| Para pejabat utama Mabes Polri mengikuti Rakernis SDM Polri 2026 sebagai langkah penguatan kualitas personel Polri. |
Jakarta, MP----- Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) SDM Polri Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung penuh semangat transformasi dan penguatan institusi. Kegiatan yang mengusung tema “Perkuat SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045” itu digelar di Ballroom The Westin Jakarta, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).
Rakernis tersebut dipimpin langsung oleh Wahyu Widada selaku Irwasum Polri, didampingi As SDM Kapolri Anwar. Forum strategis itu turut dihadiri Wadankorbrimob Polri Reza Arief Dewanto, Aslog Kapolri Suwondo Nainggolan, Kakorbinmas Mardiyono, Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. I Bareskrim Polri Umar Surya Fana, Plt. Kabag SDM Rorenminops Korbrimob Djadjuli, serta para pejabat utama Mabes Polri lainnya.
Dalam sambutan Kapolri yang dibacakan Irwasum Polri, ditegaskan bahwa Rakernis SDM Polri Tahun 2026 menjadi momentum strategis untuk menyatukan arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat pembinaan sumber daya manusia yang unggul, profesional, modern, dan berintegritas.
Polri memandang tantangan ke depan semakin kompleks seiring dinamika global yang berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan nasional. Karena itu, institusi kepolisian dituntut memiliki kapasitas organisasi yang tangguh dengan dukungan SDM berkualitas tinggi dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Penguatan fungsi pembinaan SDM menjadi fokus utama, mulai dari sistem rekrutmen yang transparan dan akuntabel, peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan, hingga perhatian terhadap kesejahteraan personel. Langkah tersebut dinilai penting guna membentuk anggota Polri yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki moralitas, loyalitas, disiplin, serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Dalam arahannya, Irwasum Polri juga menekankan bahwa setiap kebijakan yang dihasilkan dalam Rakernis harus diwujudkan melalui implementasi nyata, bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Penegasan itu sejalan dengan prinsip “no people, no power, no tools, no action” yang menjadi landasan penting dalam membangun kekuatan organisasi modern.
Melalui prinsip tersebut, Polri diharapkan terus memperkuat kualitas personel, sarana dan prasarana, serta inovasi kelembagaan agar mampu menghadirkan institusi yang semakin Presisi, responsif, dan dipercaya publik dalam memberikan pelayanan serta menjaga stabilitas keamanan nasional.
Forum Rakernis ini juga menjadi ruang konsolidasi strategis bagi seluruh jajaran Polri untuk membangun sinergi dan menyusun langkah konkret dalam menyiapkan SDM yang mampu menjawab tantangan global maupun nasional, sekaligus mendukung pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026 menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
Kehadiran Wadankorbrimob Reza Arief Dewanto dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara Korps Brimob dengan fungsi SDM Polri dalam menciptakan personel yang profesional, modern, humanis, dan terpercaya sebagai garda terdepan pelayanan keamanan di tengah masyarakat.
(Jkt/red)
