-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Mensos Gus Ipul Tekankan Pemutakhiran DTSEN dan Penguatan LKS di Jawa Timur

Minggu, 10 Mei 2026 | Mei 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-10T00:07:39Z
Forum LKS se-Jawa Timur bersama Menteri Sosial dan Gubernur Jawa Timur berkomitmen memperluas kolaborasi demi kesejahteraan masyarakat.


Surabaya, MP----- Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf menegaskan pentingnya pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta penguatan kredibilitas Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) melalui proses akreditasi yang berkelanjutan.

Suasana dialog Menteri Sosial bersama Gubernur Jawa Timur dan Forum LKS se-Jawa Timur di Surabaya, Jumat (9/5).


Hal tersebut disampaikan Mensos yang akrab disapa Gus Ipul dalam dialog bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Forum LKS se-Jawa Timur di Surabaya, Jumat (9/5).


Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul menekankan bahwa pemutakhiran DTSEN menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh program bantuan dan perlindungan sosial tepat sasaran. Menurutnya, validitas data menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pelayanan sosial yang efektif dan berkeadilan.


“Data yang akurat sangat menentukan keberhasilan program kesejahteraan sosial. Karena itu, pemutakhiran DTSEN harus terus dilakukan agar intervensi pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Gus Ipul.


Selain penguatan data sosial, Mensos juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas dan kredibilitas LKS melalui akreditasi. Ia menilai, lembaga yang profesional dan memiliki standar pelayanan yang baik akan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


Gus Ipul turut mendorong revitalisasi kelembagaan, penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta perluasan kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang semakin kompleks.


“LKS memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam pelayanan sosial. Karena itu, penguatan kelembagaan dan SDM harus menjadi prioritas agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tegasnya.


Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung penguatan LKS di Jawa Timur. Ia menilai keberadaan LKS selama ini telah menjadi bagian penting dalam membantu pemerintah menghadirkan pelayanan sosial hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.


Khofifah juga menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam membangun sistem kesejahteraan sosial yang adaptif dan berkelanjutan. Menurutnya, tantangan sosial yang terus berkembang membutuhkan langkah bersama yang terintegrasi.


“Kolaborasi antara pemerintah dan LKS harus terus diperkuat. Dengan sinergi yang baik, pelayanan sosial akan semakin luas, cepat, dan tepat sasaran,” ujar Khofifah.


Dialog tersebut menjadi momentum penguatan komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga kesejahteraan sosial dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial serta mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan dan perlindungan masyarakat rentan di Jawa Timur.

(Jt/red)

×
Berita Terbaru Update