Jakarta, MP----- Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengapresiasi dukungan pendanaan dari Danantara serta keterlibatan Tentara Nasional Indonesia dalam percepatan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kalimantan Barat. Dukungan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan target penyelesaian proyek dapat tercapai sesuai jadwal pada Juni 2026.
Menurut Dody, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang layak dan berkualitas, khususnya bagi masyarakat di daerah. Ia menegaskan sinergi lintas sektor menjadi kunci agar proyek strategis pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Dukungan dari Danantara dan TNI sangat membantu percepatan pekerjaan di lapangan, baik dari sisi pendanaan maupun tenaga kerja. Kami optimistis pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat dapat selesai tepat waktu sehingga siap digunakan pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027,” ujar Dody Hanggodo.
Kementerian PU juga terus menerapkan berbagai strategi percepatan pembangunan, mulai dari penambahan jumlah tenaga kerja, penguatan koordinasi teknis di lapangan, hingga pembangunan fasilitas pendukung agar proses konstruksi berjalan efektif dan sesuai target.
Selain memastikan penyelesaian fisik bangunan, pemerintah juga menyiapkan sarana penunjang lainnya agar sekolah dapat langsung beroperasi secara optimal saat tahun ajaran baru dimulai. Langkah tersebut dilakukan guna mendukung pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di kawasan Kalimantan Barat.
Kementerian PU menilai pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi proyek infrastruktur pendidikan semata, tetapi juga bagian dari investasi jangka panjang pemerintah dalam menciptakan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
(bakom.ri/red)

