-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Panglima TNI Tekankan Kepemimpinan Visioner dan Profesionalisme kepada Pasis Dikreg LXVII Seskoad

Jumat, 22 Mei 2026 | Mei 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-21T23:47:08Z
Panglima TNI menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan kepemimpinan adaptif bagi calon pemimpin TNI masa depan.


Bandung, MP----- Tentara Nasional Indonesia Panglima Agus Subiyanto menegaskan pentingnya penguatan profesionalisme, integritas, dan kepemimpinan adaptif di hadapan para Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat dalam kuliah umum yang digelar di Gedung Gatot Soebroto, Bandung, Selasa (19/5/2026).

Suasana kuliah umum Panglima TNI bersama para Perwira Siswa Dikreg LXVII Seskoad berlangsung interaktif dan penuh semangat kebangsaan.


Kuliah umum tersebut menjadi bagian dari pembekalan strategis bagi calon-calon pemimpin TNI dalam menghadapi dinamika lingkungan global yang terus berkembang, mulai dari tantangan geopolitik, perkembangan teknologi pertahanan, hingga ancaman multidimensional yang semakin kompleks.


Dalam arahannya, Panglima TNI menekankan bahwa transformasi kekuatan pertahanan nasional tidak hanya bertumpu pada modernisasi alat utama sistem senjata, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu berpikir strategis, cepat beradaptasi, dan memiliki loyalitas tinggi terhadap bangsa dan negara.


“Setiap perwira harus mampu menjadi pemimpin yang visioner, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan situasi strategis,” tegas Jenderal Agus Subiyanto di hadapan para Pasis Seskoad.


Ia juga menyoroti pentingnya sinergitas antarmatra dalam tubuh TNI sebagai fondasi utama menjaga stabilitas nasional dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurutnya, tantangan pertahanan masa depan menuntut koordinasi yang semakin solid antar matra darat, laut, dan udara, termasuk kemampuan menghadapi ancaman siber dan perang teknologi modern.


Panglima TNI menilai penguasaan teknologi dan peningkatan kapasitas intelektual perwira menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi TNI menuju institusi pertahanan yang modern, profesional, dan berdaya saing global. Karena itu, lembaga pendidikan strategis seperti Seskoad memiliki peran sentral dalam mencetak pemimpin militer yang memiliki wawasan kebangsaan kuat sekaligus kemampuan analisis strategis yang mumpuni.


Kegiatan kuliah umum tersebut berlangsung dalam suasana akademis dan interaktif. Para Pasis Dikreg LXVII Seskoad mendapatkan pembekalan langsung mengenai arah kebijakan strategis pertahanan nasional, tantangan geopolitik kawasan, hingga pentingnya kesiapan TNI menghadapi perkembangan ancaman nonkonvensional di era globalisasi.


Melalui kegiatan itu, TNI kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun sumber daya manusia unggul, adaptif, dan profesional guna memperkuat sistem pertahanan negara serta menjaga kedaulatan Indonesia di tengah dinamika global yang terus berubah.

(puspen/red)

×
Berita Terbaru Update