![]() |
| Pengguna jalan diminta bersabar selama proses pengerjaan berlangsung demi peningkatan kualitas dan keselamatan jalan nasional. |
Padang, MP----- Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sumatera Barat, Efriwandi, ST., MT., menegaskan seluruh pekerjaan preservasi jalan dan jembatan ruas Batas Kota Bukittinggi - Batas Sumut harus dilaksanakan sesuai kontrak kerja dan standar teknis yang telah ditetapkan.
![]() |
| Ruas Bukittinggi - Batas Sumut menjadi jalur strategis yang terus dijaga kemantapannya melalui program preservasi jalan dan jembatan. |
Penegasan tersebut disampaikan Efriwandi kepada konsultan pengawas PT Seecons KSO PT Indec Internusa serta kontraktor pelaksana PT Aura Mandiri Sejahtera, Senin (11/5/2026), menyusul berlangsungnya proses pengerjaan preservasi di sejumlah titik ruas nasional tersebut.
Menurut Efriwandi, fungsi pengawasan memiliki peran sangat penting dalam memastikan kualitas pekerjaan di lapangan tetap terjaga serta sesuai spesifikasi teknis yang telah disepakati dalam kontrak.
“Proses pengerjaan tentu tidak semua akan sempurna, namun pengawas harus bekerja maksimal untuk memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan kontrak kerja,” tegas Efriwandi kepada wartawan.
Ia menekankan, konsultan supervisi tidak hanya bertugas melakukan pemantauan administratif, tetapi juga harus aktif melakukan pengawasan teknis secara menyeluruh terhadap mutu pekerjaan, penggunaan material, progres pelaksanaan hingga ketepatan metode kerja di lapangan.
Efriwandi juga mengingatkan kontraktor pelaksana agar mengutamakan kualitas pekerjaan dan tidak mengabaikan aspek keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan selama proyek berlangsung. Menurutnya, ruas Batas Kota Bukittinggi - Batas Sumut merupakan jalur strategis penghubung antarwilayah yang memiliki mobilitas kendaraan cukup tinggi.
Karena itu, setiap tahapan pekerjaan preservasi harus dilakukan secara profesional agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mendukung kelancaran arus transportasi.
Selain itu, ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam proyek dapat menjaga komitmen dan koordinasi di lapangan sehingga pekerjaan berjalan tepat mutu, tepat waktu dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pengawasan yang optimal menjadi kunci agar hasil pekerjaan benar-benar berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Sementara itu, Harman selaku Site Manager (SM) PT Aura Mandiri Sejahtera meminta masyarakat, khususnya para pengendara dan pengemudi yang melintas di ruas pekerjaan, agar bersabar selama proses pengerjaan preservasi berlangsung.
Ia mengatakan, sejumlah tahapan pekerjaan di lapangan memang berpotensi menimbulkan perlambatan arus lalu lintas, namun seluruh pekerjaan dilakukan demi meningkatkan kualitas dan keselamatan jalan nasional tersebut.
“Kami memohon pengertian dan kesabaran para pengguna jalan selama proses pengerjaan berlangsung. Seluruh pekerjaan dilakukan untuk peningkatan kualitas jalan demi kenyamanan bersama,” ujar Harman.
Ia juga menegaskan komitmen perusahaan dalam melaksanakan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, standar mutu dan target waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja.
Menurutnya, PT Aura Mandiri Sejahtera terus berupaya menjaga kualitas pengerjaan dengan mengedepankan profesionalisme, keselamatan kerja serta koordinasi bersama pihak pengawas dan PPK 1.3, Satker PJN Wilayah I Sumbar.
Pekerjaan preservasi jalan dan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kemantapan infrastruktur jalan nasional di Sumatera Barat, khususnya pada jalur penghubung menuju perbatasan Sumatera Utara yang menjadi akses vital bagi aktivitas ekonomi dan distribusi logistik masyarakat.
(Rajo.A/Mt/red)

