-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Sekolah Rakyat Tahap II Dipercepat, Menteri PU Dody Hanggodo: Negara Hadir Pastikan Pendidikan Layak untuk Semua Anak

Senin, 25 Mei 2026 | Mei 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-24T23:55:08Z
Menteri PU Dody Hanggodo memastikan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II berjalan sesuai target dan mengedepankan kualitas infrastruktur pendidikan.


Jakarta, MP----- Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan yang layak, merata, dan berkualitas bagi anak-anak Indonesia.

Pemerintah terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia.


Melalui program tersebut, pemerintah menghadirkan fasilitas pendidikan terpadu yang tidak hanya menyediakan ruang belajar, tetapi juga dilengkapi asrama, tempat ibadah, sarana olahraga, ruang makan, hingga fasilitas penunjang lainnya guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung pembentukan karakter generasi muda.

Progres pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.


Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak pendidikan yang setara tanpa terkendala kondisi sosial maupun geografis.

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II terus dipercepat guna menghadirkan fasilitas pendidikan yang aman, nyaman, dan modern di berbagai daerah.


“Sekolah Rakyat bukan sekadar pembangunan gedung pendidikan, tetapi wujud kehadiran negara dalam menyiapkan masa depan generasi bangsa. Kami memastikan infrastruktur yang dibangun benar-benar layak, aman, nyaman, dan mampu mendukung proses belajar mengajar secara optimal,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo.


Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dilakukan secara bertahap dan terukur dengan mengedepankan kualitas konstruksi, efisiensi, serta keberlanjutan fasilitas agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.


“Kami ingin anak-anak Indonesia, terutama yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses pendidikan, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih cita-cita. Infrastruktur pendidikan harus mampu menjadi instrumen pemerataan pembangunan manusia,” katanya.


Program Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dari agenda pembangunan sumber daya manusia nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menilai pemerataan pendidikan merupakan fondasi utama dalam memperkuat daya saing bangsa di masa mendatang.


Selain menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai, pembangunan Sekolah Rakyat juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar melalui keterlibatan tenaga kerja lokal dan peningkatan aktivitas sosial di wilayah pembangunan.


Kementerian PU menargetkan pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dapat berjalan sesuai jadwal sehingga fasilitas pendidikan tersebut segera dimanfaatkan masyarakat dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional secara berkelanjutan.

(bakom.ri)

×
Berita Terbaru Update