-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Temukan Aset Tak Tertib, Bupati Pasaman Layangkan “Warning” Keras kepada ASN

Senin, 04 Mei 2026 | Mei 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-04T05:46:48Z
Bupati Pasaman Welly Suhery memimpin apel pagi dan menyampaikan peringatan keras terkait disiplin ASN.

Lubuk Sikaping, MP----- Komitmen penegakan disiplin aparatur kembali ditegaskan oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery. Dalam suasana apel pagi yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Pasaman, Senin (4/5/2026), ia melontarkan peringatan keras kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) menyusul temuan sejumlah pelanggaran dalam pengelolaan aset daerah, khususnya kendaraan dinas.

Di hadapan pejabat eselon II, III, IV, hingga staf ASN, Welly tidak hanya menyoroti lemahnya disiplin, tetapi juga mengaitkannya langsung dengan akuntabilitas kinerja pemerintahan. Ia mengungkapkan, masih ditemukan kendaraan dinas yang digunakan tidak sesuai aturan, tidak terparkir di garasi resmi, tidak dilengkapi dokumen, hingga tidak menggunakan identitas resmi Pemerintah Kabupaten Pasaman.

“Semua kegiatan yang tidak disiplin, penggunaan aset di luar ketentuan, dan tanpa dasar hukum yang sah, jangan dianggap sepele. Tanpa persetujuan kepala daerah, itu bisa berujung pada masalah hukum,” tegasnya dengan nada serius.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa praktik penyalahgunaan aset tidak lagi ditoleransi. Welly bahkan secara langsung menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) melalui bidang aset dan akuntansi, untuk segera turun tangan melakukan pengawasan dan penertiban.

“Agar Bakeuda mengoordinir langkah konkret. Lakukan pengawasan langsung dan ambil tindakan tegas sesuai ketentuan mulai hari ini,” ujarnya.

Bagi Welly, pengelolaan aset bukan sekadar persoalan administratif, melainkan bagian integral dari kualitas tata kelola pemerintahan. Ia menilai, disiplin aparatur menjadi fondasi utama dalam mencapai kinerja yang optimal.

“Bagaimana mungkin kinerja akan baik jika aparaturnya tidak disiplin dan tidak bertanggung jawab,” katanya menegaskan.

Percepatan PAD Jadi Sorotan

Selain menyinggung persoalan aset, Welly juga menyoroti pentingnya percepatan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menilai, capaian program dan target pendapatan harus berjalan seiring dan tidak boleh mengalami keterlambatan.

Menurutnya, diperlukan langkah taktis dan terukur untuk memastikan seluruh target pendapatan dapat dicapai sesuai jadwal. Untuk itu, ia meminta agar segera digelar rapat khusus percepatan PAD yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Saya minta segera dilakukan rapat percepatan. Pastikan langkah konkret berjalan dan target bisa tercapai tepat waktu,” ujarnya.

Di akhir arahannya, Welly kembali mengingatkan pentingnya budaya kerja cepat dan terukur di lingkungan birokrasi. Ia menegaskan, tidak ada lagi ruang bagi pola kerja lamban di tengah tuntutan kinerja yang semakin tinggi.

“Kita tidak punya waktu untuk bekerja lambat. Setiap capaian harus bisa dibuktikan secara terukur,” pungkasnya.

Peringatan keras ini menjadi penanda bahwa Pemerintah Kabupaten Pasaman tengah mendorong reformasi disiplin aparatur secara serius, dengan menempatkan akuntabilitas dan kinerja sebagai prioritas utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

(PS/Mukti/red)

×
Berita Terbaru Update