-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

TNI Kawal Percepatan Koperasi Desa Ketahanan Pangan di Nganjuk

Selasa, 12 Mei 2026 | Mei 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-12T11:52:46Z
Pangdam V/Brawijaya bersama Wakil Panglima TNI menerima paparan progres pembangunan koperasi desa berbasis ketahanan pangan nasional.


Ngnjuk, MP----- Komitmen memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis desa terus diperlihatkan pemerintah bersama TNI. Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita didampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau langsung percepatan pembangunan KDKMP di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Selasa (12/5/2026).


Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pembangunan dalam mendukung peluncuran nasional koperasi desa berbasis ketahanan pangan. Kehadiran jajaran pimpinan TNI di lokasi menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan ekonomi kerakyatan kini menjadi bagian penting dalam strategi penguatan stabilitas nasional, khususnya di sektor pangan dan pemberdayaan masyarakat desa.


Dalam kunjungan kerja itu, Wakil Panglima TNI menerima paparan perkembangan pembangunan KDKMP sekaligus mengevaluasi kesiapan infrastruktur dan sistem pendukung operasional koperasi. Pemerintah menargetkan proyek tersebut dapat diresmikan tepat waktu sebagai model pengembangan koperasi modern berbasis gotong royong yang terintegrasi dengan program ketahanan pangan nasional.


Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan, TNI tidak hanya berperan dalam menjaga pertahanan negara, tetapi juga aktif mendukung percepatan pembangunan nasional yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, penguatan koperasi desa menjadi langkah strategis dalam membangun kemandirian ekonomi rakyat dari tingkat paling bawah.


KDKMP di Desa Nglawak diproyeksikan menjadi pusat penguatan ekonomi masyarakat desa melalui pengelolaan usaha produktif, distribusi pangan, hingga pemberdayaan petani dan pelaku UMKM lokal. Konsep tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan desa sebagai fondasi utama ketahanan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global.


Sinergi antara TNI, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam mempercepat realisasi program tersebut. Dengan dukungan lintas sektor, koperasi desa diharapkan tidak hanya menjadi instrumen ekonomi, tetapi juga simbol kebangkitan gotong royong modern yang mampu menciptakan pemerataan kesejahteraan hingga ke pelosok daerah.

(puspen/red)

×
Berita Terbaru Update