-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Wamenkes Tinjau Tanah Datar, Percepatan Eliminasi TB Jadi Fokus Utama

Rabu, 13 Mei 2026 | Mei 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-13T02:08:05Z
Wabup Ahmad Fadly mendampingi Wamenkes RI menghadiri rapat koordinasi kesehatan bersama jajaran pemerintah daerah dan rumah sakit se-Sumbar.


Padang, MP----- Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Sumatera Barat dengan fokus utama mempercepat penanganan dan eliminasi Tuberkulosis (TB), Selasa (12/5/2026).


Kedatangan Wamenkes di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang Pariaman, disambut langsung Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly. Dalam agenda kunjungan tersebut, Wamenkes dijadwalkan mengunjungi Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang.


Usai menghadiri kuliah umum di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Ahmad Fadly menyampaikan bahwa pada hari kedua kunjungannya, Wamenkes akan meninjau langsung layanan kesehatan di Tanah Datar.


“Direncanakan besok Pak Wamenkes mengunjungi Puskesmas Pagaruyung untuk melihat pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis, kemudian dilanjutkan ke RSUD M. Ali Hanafiah Batusangkar,” ujar Ahmad Fadly.


Menurutnya, kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan sektor kesehatan di Tanah Datar, terutama dalam mendukung percepatan penanganan penyakit TB yang masih menjadi tantangan serius.


Ia mengungkapkan, berdasarkan data identifikasi dinas terkait, terdapat sekitar 1.485 notifikasi atau dugaan kasus TB di Tanah Datar. Namun, baru sekitar 780 pasien yang telah menjalani dan menuntaskan pengobatan.


“Kita berharap Tanah Datar bisa menjadi pilot project percepatan penanganan dan eliminasi TB. Karena itu kami mengundang langsung Pak Wamenkes untuk melihat pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis sebagai langkah deteksi dini di masyarakat,” katanya.


Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga berharap dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan fasilitas layanan kesehatan di daerah, khususnya di RSUD M. Ali Hanafiah.


“Kami sudah menyampaikan proposal bantuan fasilitas kesehatan. Semoga dengan kunjungan langsung ini, dukungan dari Kementerian Kesehatan dapat direalisasikan,” tambah Ahmad Fadly.


Sementara itu, Wamenkes Benyamin Paulus Octavianus menegaskan pemerintah pusat terus mempercepat program eliminasi TB melalui berbagai strategi berbasis masyarakat.


“Kita percepat melalui pemeriksaan aktif berbasis by name by address, pengiriman alat rontgen portabel dan PCR ke daerah, pembentukan kader TB di desa dan kelurahan, hingga bantuan renovasi rumah bagi pasien TB dari keluarga kurang mampu,” ujarnya.


Ia menambahkan, TB masih menjadi persoalan kesehatan serius di Indonesia dengan angka kematian mencapai sekitar 120 ribu jiwa per tahun.


“Di Sumatera Barat estimasi penderita TB mencapai 25 ribu orang dan baru sekitar 62 persen yang berhasil ditemukan serta ditangani. Ini menjadi tugas bersama untuk kita eliminasi,” tegasnya.


Selain agenda di Tanah Datar, Wamenkes juga mengikuti rapat koordinasi bersama Gubernur Sumatera Barat, kepala dinas kesehatan, dan direktur rumah sakit se-Sumbar, serta menghadiri kuliah umum di Poltekkes Kemenkes Padang.

(Bts/red)

×
Berita Terbaru Update