-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Menteri PU Tinjau Langsung Infrastruktur Pascagempa M6,7 di Sulawesi Tengah, Percepat Pemulihan dan Mitigasi Risiko Lanjutan

Senin, 22 Juni 2026 | Juni 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-22T01:49:43Z
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung infrastruktur terdampak gempa M6,7 di Sulawesi Tengah guna memastikan keselamatan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.


Sulawesi Tengah, MP----- Pemerintah bergerak cepat merespons dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi infrastruktur dasar tetap aman, berfungsi, dan mampu mendukung aktivitas masyarakat selama masa pemulihan.


Kunjungan kerja yang dilaksanakan pada Minggu (21/6) tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan pascabencana, sekaligus mengidentifikasi potensi kerusakan yang dapat menimbulkan risiko lanjutan.


Di sejumlah titik terdampak, Menteri PU meninjau kondisi jalan, jembatan, fasilitas sumber daya air, serta sarana pendukung pelayanan publik yang menjadi urat nadi mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Selain melakukan evaluasi langsung, tim teknis Kementerian PU juga melaksanakan pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur infrastruktur guna memastikan tingkat keamanan dan kelayakan operasionalnya.


Dalam keterangannya, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan pascabencana.


"Kementerian PU bergerak cepat untuk memastikan seluruh infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan masyarakat tetap berfungsi dengan baik. Selain penanganan pada titik-titik terdampak, kami juga melakukan pemeriksaan komprehensif sebagai langkah antisipasi terhadap potensi risiko lanjutan serta mempercepat proses pemulihan di Sulawesi Tengah," ujar Dody Hanggodo.


Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada perbaikan kerusakan fisik, tetapi juga memperkuat aspek mitigasi agar infrastruktur memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap ancaman bencana di masa mendatang.


Langkah cepat pemerintah tersebut dinilai sangat penting untuk menjaga kelancaran distribusi logistik, akses pelayanan kesehatan, aktivitas pendidikan, serta keberlangsungan roda perekonomian masyarakat di wilayah terdampak.


Kementerian PU juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi secara terukur, efektif, dan berkelanjutan.


Upaya ini menjadi bagian dari strategi nasional penanggulangan bencana yang tidak hanya berorientasi pada pemulihan cepat, tetapi juga membangun sistem infrastruktur yang lebih tangguh, adaptif, dan berdaya tahan tinggi terhadap berbagai potensi bencana di Indonesia.

(bakom.ri/mp)

×
Berita Terbaru Update