-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

MUBES FDSB 2026 Diusung Jadi “Alek Urang Awak”, Perantau Diminta Bersatu Bangun Ranah Minang

Rabu, 17 Juni 2026 | Juni 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-17T08:33:52Z
Indra Kusuma
Perantau Minang di Pekanbaru 


Pekanbaru, MP----- Musyawarah Besar (MUBES) Forum Dinamika Sumatra Barat (FDSB) yang akan digelar di Kota Padang pada 12 September 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan kolaborasi antara perantau dan kampung halaman untuk membangun Sumatera Barat secara berkelanjutan.


Semangat itu disampaikan tokoh perantau Minang di Pekanbaru, Indra Kusuma, yang menyebut MUBES FDSB 2026 sebagai “Alek Urang Awak”, sebuah gerakan bersama yang meneladani jejak keberhasilan Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (GEBU Minang) yang digagas tokoh nasional asal Sumbar, almarhum Azwar Anas.


Pernyataan tersebut disampaikan Indra Kusuma kepada awak media, Rabu (17/6/2026).


Menurutnya, Azwar Anas merupakan sosok visioner yang telah meletakkan fondasi kuat dalam membangun jejaring perantau dan kampung halaman melalui GEBU Minang.


“Beliau adalah putra terbaik Minangkabau pada masanya. Kontribusi GEBU Minang sangat nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelestarian budaya, penguatan UMKM, hingga menjaga kelestarian lingkungan hidup,” kata Indra.


Ia menilai MUBES FDSB 2026 menjadi momentum strategis untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kolaborasi lintas generasi yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat Minangkabau.


Mengutip petuah Minang, ‘Baguru kapado nan cadiak, mancontoh kapado nan sudah’, Indra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk belajar dari keberhasilan para pendahulu dalam membangun kampung halaman.


Dalam pandangannya, MUBES FDSB harus mampu melahirkan kesepakatan dan program konkret yang berfokus pada empat pilar pembangunan Sumatera Barat.


Pertama, penguatan ekonomi melalui pengembangan ekosistem UMKM, hilirisasi produk lokal, serta mendorong investasi para perantau ke kampung halaman.


Kedua, peningkatan kualitas pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia Minang yang berdaya saing global tanpa kehilangan identitas budaya.


Ketiga, penguatan sosial budaya dengan merawat sekaligus memodernisasi falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah agar tetap relevan di era digital.


Keempat, menjaga kelestarian lingkungan hidup sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.


“Budaya Minang menjunjung tinggi falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Pesan nenek moyang kita, ‘Duduak surang ba sampik-sampik, duduak rami ba lapang-lapang. Bulek aia dek pambuluh, bulek kato dek mufakat’. Semoga MUBES ini melahirkan keputusan yang bulat demi kemajuan kampung halaman,” ujarnya.


Pada kesempatan itu, Indra juga memberikan apresiasi kepada Pendiri Forum Dinamika Sumatera Barat (FDSB), Nof Hendra, yang dinilainya konsisten menggerakkan berbagai aktivitas sosial, lingkungan, seni budaya, olahraga, serta aktif menyuarakan berbagai isu strategis melalui media massa dan media sosial.


Menurutnya, kiprah tersebut menjadi modal sosial penting untuk memperkuat keterlibatan masyarakat Minang, baik yang berada di ranah maupun di rantau.


“Beliau aktif menggerakkan masyarakat Minang agar tetap peduli terhadap kampung halaman. Saya mengajak seluruh sanak saudara dan sahabat di mana pun berada untuk mendukung dan mendoakan kesuksesan MUBES FDSB 2026,” katanya.


Sebagai bentuk komitmen awal, Indra menyatakan perantau Minang di Pekanbaru dan Jakarta siap mendukung gerakan donasi Rp5.000 guna menyukseskan pelaksanaan MUBES FDSB 2026.


Ia pun meminta panitia nantinya segera mengumumkan nomor rekening resmi sebagai sarana partisipasi publik.


Sementara itu, Pendiri Utama Forum Dinamika Sumatera Barat (FDSB), Forum Dinamika Riau (FDR), dan Forum Dinamika Indonesia (FDI), Nof Hendra, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang terus mengalir dari para perantau.


“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Indra dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Kami mengharapkan doa dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat, para perantau, serta insan pers agar MUBES FDSB 2026 berjalan sukses dan melahirkan program-program nyata bagi kemajuan Sumatera Barat,” ujar Nof Hendra.


Ia menambahkan, informasi mengenai nomor rekening resmi panitia akan diumumkan secara terbuka melalui media massa online setelah kepanitiaan MUBES FDSB 2026 terbentuk pada Juli mendatang.

“Insya Allah akan kami sampaikan secepatnya secara transparan,” pungkasnya.

(Red/MP)

×
Berita Terbaru Update