-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Panglima TNI Laporkan Kemajuan Program Strategis kepada Presiden Prabowo, Fokus Pemerataan Pembangunan hingga Wilayah Terpencil

Jumat, 12 Juni 2026 | Juni 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-12T14:44:04Z
Pertemuan Presiden Prabowo dengan jajaran pimpinan TNI membahas kemajuan pembangunan infrastruktur dan layanan dasar di wilayah terpencil Indonesia.


Jakarta, MP----- Panglima TNI Agus Subiyanto bersama jajaran pimpinan TNI melaporkan perkembangan berbagai program strategis yang tengah dijalankan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026).


Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI didampingi Wakil Panglima TNI Tandyo Budi R., Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara Mohamad Tonny Harjono.


Agenda pertemuan difokuskan pada evaluasi dan perkembangan berbagai program strategis TNI yang mendukung percepatan pembangunan nasional, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Program-program tersebut dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.


Panglima TNI melaporkan sejumlah capaian yang telah direalisasikan, di antaranya program penyediaan akses listrik bagi masyarakat di wilayah pegunungan Papua, pembangunan Jembatan Gantung Garuda sebagai sarana penghubung antarwilayah, serta program pipanisasi dan pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih di daerah yang mengalami keterbatasan akses.


Program-program tersebut merupakan bagian dari kontribusi TNI dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Kehadiran infrastruktur dasar seperti listrik, jembatan, dan air bersih dinilai mampu membuka akses ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta memperkuat konektivitas masyarakat di kawasan terpencil.


Penguatan peran TNI melalui program teritorial dan pembangunan infrastruktur sosial juga mencerminkan sinergi antara sektor pertahanan dan pembangunan nasional. Selain menjaga kedaulatan negara, TNI turut berkontribusi dalam membantu pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan dan mengurangi kesenjangan antarwilayah.


Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.


Melalui berbagai program strategis tersebut, TNI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai garda pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mempercepat pembangunan, memperkuat konektivitas nasional, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok Nusantara.

(puspen/MP)

×
Berita Terbaru Update