-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Wakapolda Sumbar: Perang Melawan Narkoba Tak Bisa Dibebankan kepada Polisi Saja

Selasa, 30 Juni 2026 | Juni 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-30T12:22:04Z
Brigjen Pol Solihin menegaskan pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi antara Polri, pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh warga.


Padang, MP----- Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menegaskan bahwa perang melawan peredaran gelap narkotika hanya akan berhasil jika seluruh elemen masyarakat terlibat aktif. Kepolisian menilai ancaman narkoba telah menjangkau berbagai lapisan kehidupan sehingga membutuhkan gerakan bersama untuk melindungi generasi muda.


Penegasan itu disampaikan Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol Solihin, saat menghadiri konferensi pers capaian kinerja Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar di Mapolda Sumbar, Selasa (30/6/2026).


Menurut Solihin, kompleksitas peredaran narkoba saat ini tidak memungkinkan aparat penegak hukum bekerja sendiri. Peran keluarga, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemerintah daerah hingga unsur Forkopimda dinilai menjadi kunci dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika.


"Fenomena narkoba sudah masuk ke mana-mana. Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan dan kerja sama dari masyarakat, ninik mamak, tokoh adat, tokoh masyarakat, Forkopimda, serta seluruh pihak," tegasnya.


Ia mengingatkan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Karena itu, pengawasan terhadap anak-anak dan lingkungan sekitar harus diperkuat agar tidak menjadi sasaran jaringan peredaran narkotika.


"Narkoba dapat melemahkan bahkan merusak seluruh sendi kehidupan. Mari bersama-sama menjaga keluarga, anak-anak, dan lingkungan kita agar tidak terjerumus," ujarnya.


Selain mengajak masyarakat memperkuat kewaspadaan, Wakapolda juga memberikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini dinilai konsisten mendukung upaya pemberantasan narkoba melalui pemberitaan yang edukatif. Ia menegaskan Polda Sumbar tetap membuka ruang kritik dan masukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang terus bersinergi bersama kepolisian. Kami juga membutuhkan kritik dan masukan untuk membangun Polri yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat," katanya.


Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Brigjen Pol Solihin menegaskan komitmen Polri untuk terus melakukan pembenahan sekaligus memperkuat langkah pemberantasan narkotika di Sumatera Barat.


Menurutnya, semangat Hari Bhayangkara menjadi momentum bagi institusi kepolisian untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik sekaligus memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba.

(Red)

×
Berita Terbaru Update