![]() |
| Bupati Solok Jon Firman Pandu didampingi Wakil Bupati H. Candra saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran OPD di Arosuka. |
Arosuka, MP----- Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH memimpin rapat koordinasi bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok sebagai langkah memperkuat sinergi pelaksanaan program pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Rapat yang turut dihadiri Wakil Bupati Solok H. Candra, SHI, Sekretaris Daerah, para asisten, dan staf ahli itu difokuskan pada evaluasi kinerja perangkat daerah, percepatan realisasi program prioritas, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Dalam arahannya, Jon Firman Pandu menegaskan bahwa pengembalian kewenangan pengelolaan TKD oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, seluruh OPD diminta meningkatkan kinerja secara profesional, transparan, dan akuntabel demi memastikan setiap program berjalan efektif.
Selain membahas tata kelola pemerintahan, Bupati juga memberi perhatian khusus terhadap kondisi infrastruktur jalan yang masih menjadi keluhan masyarakat. Menurutnya, pemerintah daerah telah melakukan pendataan menyeluruh sebagai dasar penyusunan skala prioritas pembangunan, sehingga perbaikan dapat difokuskan pada ruas-ruas strategis yang menunjang mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jon Firman Pandu juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar menjaga integritas dan disiplin dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan pemerintah daerah siap memberikan pendampingan kepada ASN yang menghadapi persoalan hukum apabila terbukti tidak melakukan pelanggaran. Sebaliknya, apabila terbukti bersalah, proses hukum harus dihormati sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kalau benar akan kita bela, tetapi kalau salah kita serahkan kepada pihak yang berwajib. Saya mengajak seluruh ASN bekerja dengan jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab," tegasnya.
Di akhir rapat, Bupati meminta seluruh kepala OPD rutin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program di masing-masing perangkat daerah serta menyampaikan laporan berkala sebagai bahan evaluasi dan pengambilan kebijakan pemerintah.
Sementara itu, Wakil Bupati Solok H. Candra menekankan pentingnya pelaporan realisasi pengelolaan TKD secara berkala. Menurutnya, laporan mingguan dari setiap OPD diperlukan untuk memantau progres pelaksanaan program sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai kendala di lapangan.
Dalam rapat tersebut juga dipaparkan kondisi infrastruktur jalan Kabupaten Solok. Saat ini sekitar 41 persen jalan kabupaten berada dalam kondisi rusak berat, 7,44 persen rusak sedang, dan diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp1,6 triliun untuk menuntaskan seluruh perbaikan.
Pemerintah Kabupaten Solok menyatakan akan memprioritaskan pembangunan pada ruas jalan strategis yang menjadi jalur utama aktivitas masyarakat dan kawasan dengan potensi ekonomi tinggi, sehingga investasi pembangunan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan konektivitas, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.
(Buya/red)
