-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Danmen Hanud 3 Pasgat Dukung Mitigasi Ancaman Sisa Perang

Rabu, 29 Juli 2026 | Juli 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-29T14:25:20Z
Pasgat menegaskan komitmennya mendukung edukasi dan mitigasi bahaya Explosive Remnants of War demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.


Biak, MP----- Komandan Resimen Hanud 3 Pasgat, Kolonel Pas Anang Baskoro, menghadiri Seminar Nasional Mitigasi Ancaman Sisa Perang (Explosive Remnants of War/ERW) yang digelar di Gedung Serbaguna Markas Komando Operasi Udara (Kodau) III, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Senin (27/7/2026).

Komandan Resimen Hanud 3 Pasgat, Kolonel Pas Anang Baskoro, mengikuti Seminar Nasional Mitigasi Ancaman Sisa Perang (ERW) di Makodau III, Biak Numfor.


Seminar yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti TNI Angkatan Udara ke-79 tersebut mengusung tema "Membangun Kesadaran, Budaya Keselamatan, dan Kolaborasi Multipihak" sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap bahaya sisa-sisa bahan peledak perang yang masih berpotensi mengancam keselamatan.


Kegiatan dipimpin Panglima Komando Operasi Udara III, Marsda TNI Dr. Azhar Aditama D., S.Sos., M.M., M.Han., dan diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, akademisi, pelajar, mahasiswa, hingga berbagai elemen masyarakat.


Sejumlah pejabat tinggi TNI dan Forkopimda Biak Numfor turut hadir dalam forum tersebut, di antaranya Kaskodau III, Pangkosek III, Danlanud Manuhua, Danlanal Biak, para pejabat utama Kodau III, serta komandan satuan jajaran TNI di wilayah Biak.


Keikutsertaan Komandan Resimen Hanud 3 Pasgat bersama para komandan satuan Pasgat menjadi bentuk komitmen TNI Angkatan Udara, khususnya Korps Pasukan Gerak Cepat (Pasgat), dalam mendukung upaya mitigasi ancaman Explosive Remnants of War melalui edukasi, peningkatan budaya keselamatan, serta penguatan sinergi lintas sektor.


Melalui seminar ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap risiko sisa bahan peledak perang semakin meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, lembaga terkait, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, serta mendukung ketahanan wilayah, khususnya di Kabupaten Biak Numfor.

(puspen/mp)

×
Berita Terbaru Update