![]() |
| Kohanudnas menggelar Operasi Hanud Vira Raksa-26 untuk memperkuat pengamanan wilayah udara ALKI I. |
Jakarta, MP----- Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) memperkuat pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I melalui pelaksanaan Operasi Hanud Vira Raksa-26 Triwulan III Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung pada 12–18 Juli 2026. Operasi ini menjadi operasi pertahanan udara terpadu pertama pada tahun 2026 dengan mengintegrasikan kekuatan TNI lintas matra.
Pengamanan difokuskan pada ALKI I yang merupakan jalur strategis pelayaran dan penerbangan internasional, sehingga memerlukan kesiapsiagaan pertahanan udara secara berkelanjutan untuk menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.
Operasi melibatkan berbagai unsur kekuatan, di antaranya Kosek I, Kosek II, Skadron Udara 16 dengan dua pesawat tempur F-16, Skadron Udara 1 dengan dua pesawat tempur Hawk 200, Satuan Radar (Satrad) 104, Satrad 106, Satrad 201, serta kapal perang KRI KRB-627 dari Pangkalan TNI AL Tanjung Uban.
Seluruh elemen tersebut beroperasi secara terpadu dalam satu sistem komando dan pengendalian untuk meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus memperkuat respons terhadap setiap potensi ancaman di ruang udara nasional.
Pelaksanaan Operasi Hanud Vira Raksa-26 menunjukkan komitmen Kohanudnas dalam membangun sinergi pertahanan udara yang terintegrasi bersama unsur TNI Angkatan Udara dan TNI Angkatan Laut. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dari strategi menjaga stabilitas keamanan di kawasan strategis nasional.
Selama operasi berlangsung, situasi keamanan di wilayah udara ALKI I tetap aman dan terkendali. Hasil pemantauan seluruh unsur operasi juga tidak menemukan adanya aktivitas udara mencurigakan, sehingga pengamanan berjalan efektif sesuai tujuan operasi.
(puspen/red)
