![]() |
| Peninjauan malam hari dilakukan Menteri PU Dody Hanggodo untuk mengecek kondisi jalan menuju Sekolah Rakyat Kupang. |
Kupang, MP----- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi jalan menuju Sekolah Rakyat Kupang di kawasan Nelbaki, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (16/7) malam. Peninjauan dilakukan untuk memastikan akses menuju sekolah tersebut aman, nyaman, dan mudah dilalui oleh siswa, guru, maupun masyarakat.
Kunjungan lapangan pada malam hari itu menjadi bagian dari komitmen Kementerian PU dalam mendukung pemerataan layanan pendidikan melalui penyediaan infrastruktur yang memadai. Menurut Dody, keberadaan jalan yang baik merupakan faktor penting agar aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung lancar tanpa terkendala akses transportasi.
"Saya menyusuri langsung jalan menuju Sekolah Rakyat Kupang di Nelbaki untuk melihat kondisi jalur yang akan dilalui siswa, guru, dan warga setiap hari, sehingga tetap aman, nyaman, dan mudah diakses," ujar Menteri PU Dody Hanggodo.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada gedung sekolah, tetapi juga harus didukung konektivitas yang memadai. Jalan yang berkualitas dinilai mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan dan berbagai aktivitas sosial ekonomi.
"Akses yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung layanan pendidikan. Konektivitas yang memadai akan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus menunjang kelancaran aktivitas sehari-hari," kata Dody.
Kementerian PU, lanjutnya, akan terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur pendukung di sekitar Sekolah Rakyat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
"InsyaAllah, kami akan terus mengupayakan agar tidak hanya Sekolah Rakyat yang siap dimanfaatkan, tetapi juga jalur menuju sekolah tersebut semakin baik, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," tegas Dody.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat akses pendidikan melalui pembangunan infrastruktur yang terintegrasi, sehingga masyarakat, khususnya di wilayah terpencil, memperoleh layanan pendidikan yang lebih mudah dijangkau dan berkualitas.
(bakom.ri/red)
