![]() |
| Pemko Padang bersama Kemendagri membahas percepatan pemulihan pascabencana serta progres pembangunan hunian tetap (Huntap). |
Padang, MP----- Pemerintah Kota Padang terus mempercepat proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada akhir 2025. Upaya tersebut menjadi fokus dalam Rapat Monitoring dan Kunjungan Lapangan Penggunaan Tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Pascabencana yang digelar di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (20/7/2026).
Rapat dihadiri perwakilan pemerintah pusat, di antaranya Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga serta Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Horas Maurits Panjaitan. Pertemuan itu menjadi bagian dari evaluasi penggunaan dana tambahan TKD sekaligus memastikan percepatan pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi di Kota Padang.
Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa agenda tersebut tidak hanya berfokus pada aspek administrasi dan pelaporan penggunaan anggaran, tetapi juga memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.
"Kami ingin memastikan penggunaan tambahan Dana Transfer ke Daerah berjalan tepat sasaran, transparan, dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, selain mengevaluasi administrasi, kami juga meninjau langsung progres pembangunan hunian tetap agar proses pemulihan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat dan berkualitas," ujar Fadly Amran.
Menurutnya, pembangunan hunian tetap (Huntap) menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Padang sebagai bentuk komitmen menghadirkan tempat tinggal yang aman dan layak bagi warga terdampak bencana.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Pemko Padang berharap seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan sesuai target, sehingga pemulihan kawasan terdampak bencana dapat segera tuntas dan mendukung peningkatan ketahanan daerah terhadap potensi bencana di masa mendatang.
(Pd/MP)
