-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Prabowo Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keuangan

Selasa, 28 Juli 2026 | Juli 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-28T01:33:12Z
Presiden Prabowo bersama jajaran KSSK membahas langkah strategis menjaga stabilitas sistem keuangan dan meningkatkan kepercayaan pasar.


Jakarta, MP----- Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/7/2026), sebagai langkah memperkuat koordinasi lintas otoritas dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.


Usai rapat, Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menegaskan bahwa seluruh anggota KSSK berkomitmen mempererat sinergi kebijakan guna menghadapi dinamika ekonomi global dan domestik. Menurutnya, koordinasi yang solid menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sektor keuangan serta mendukung agenda pertumbuhan ekonomi pemerintah.


Destry menjelaskan, kolaborasi antara Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan terus diperkuat agar setiap kebijakan yang diambil berjalan selaras dan mampu memberikan kepastian bagi pelaku usaha maupun investor.


Di bidang moneter, Bank Indonesia tetap menempatkan stabilitas nilai tukar rupiah sebagai prioritas utama. Untuk menjaga kondisi tersebut, BI akan terus melakukan intervensi pasar melalui berbagai instrumen yang dinilai efektif dalam meredam gejolak dan menjaga keseimbangan pasar keuangan.


Selain menjaga stabilitas rupiah, BI juga melanjutkan kebijakan yang mendukung peningkatan arus modal asing ke Indonesia. Salah satu langkah yang ditempuh, sesuai hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada Juli 2026, adalah memberikan insentif bagi investor melalui penurunan biaya lindung nilai (hedging), sehingga diharapkan dapat meningkatkan daya tarik investasi di pasar keuangan domestik.


Rapat KSSK yang dipimpin Presiden Prabowo tersebut menegaskan komitmen pemerintah dan seluruh otoritas sektor keuangan untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global, sekaligus memperkuat fondasi stabilitas keuangan demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

(Nj/red)

×
Berita Terbaru Update