-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Bupati Khairunas: AOE 2026 Jadi Momentum UMKM Solok Selatan Tembus Pasar Nasional

Senin, 31 Agustus 2026 | Agustus 31, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-31T01:06:38Z
Bupati Solok Selatan Khairunas bersama pelaku UMKM dalam ajang promosi produk unggulan daerah.


Tanggerang, MP----- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memanfaatkan ajang Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkenalkan potensi daerah, sekaligus membawa produk-produk unggulan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masyarakat ke panggung nasional.


AOE 2026 berlangsung pada 27–29 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten. Dalam ajang tersebut, Solok Selatan menampilkan sejumlah produk lokal, mulai dari kerajinan hingga kopi dan makanan olahan.


Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan keikutsertaan daerahnya dalam AOE tidak semata-mata ditujukan untuk memamerkan produk, tetapi menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing UMKM.


«“Hari ini kami berkesempatan hadir pada APKASI Otonomi Expo, sebuah ajang nasional yang menjadi ruang bagi daerah untuk memperkenalkan potensi dan produk unggulannya kepada masyarakat luas,” ujar Khairunas.»


Menurutnya, Kabupaten Solok Selatan sengaja membawa berbagai produk hasil karya masyarakat untuk diperkenalkan kepada pasar yang lebih luas. Langkah tersebut dinilai penting agar produk lokal tidak hanya berkembang di pasar daerah, tetapi memiliki peluang menembus pasar nasional.


“Bagi kami, ini bukan sekadar pameran, tetapi bagian dari upaya kita membuka akses pasar yang lebih luas, memperkuat jejaring usaha, sekaligus meningkatkan daya saing UMKM daerah,” tegasnya.


Dalam keikutsertaan tersebut, sejumlah produk UMKM Solok Selatan tampil mewakili daerah, di antaranya Eky Kreasi dengan produk Sulam Timbul, Mardiati Amay, Kopi Jangguik, Kopi Pak Datuk, Lia Tanjung, serta Keripik Koto Parik.


Kehadiran produk-produk tersebut menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan kreativitas dan kekayaan produk lokal Solok Selatan kepada masyarakat dari berbagai daerah, pelaku usaha, calon mitra, hingga investor.


Khairunas menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperkuat kemasan, memperluas pemasaran, serta membangun jejaring usaha yang lebih luas.


Menurutnya, semakin terbukanya akses pasar akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha masyarakat. Pada akhirnya, penguatan UMKM diharapkan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Keikutsertaan Solok Selatan dalam AOE 2026 juga menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi potensi daerah di tingkat nasional. Selain produk UMKM, ajang tersebut menjadi ruang bagi daerah untuk membangun koneksi dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.


Dengan membawa produk karya masyarakat ke panggung nasional, Pemkab Solok Selatan berharap promosi tersebut tidak berhenti selama pelaksanaan expo, tetapi berlanjut menjadi peluang pemasaran, kemitraan, dan kerja sama usaha yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM.


Langkah tersebut sejalan dengan semangat AOE 2026 yang tidak hanya diarahkan sebagai etalase potensi daerah, tetapi juga sebagai ruang mempertemukan produk, pasar, dan investor sehingga dapat menghasilkan peluang ekonomi yang lebih konkret.


Bagi Solok Selatan, keberadaan UMKM di panggung nasional menjadi bukti bahwa produk masyarakat daerah memiliki peluang untuk berkembang lebih jauh. Pemerintah daerah pun berkomitmen menjadikan promosi dan perluasan pasar sebagai bagian penting dalam mendorong UMKM lokal naik kelas dan semakin berdaya saing.

(PA/MP)

×
Berita Terbaru Update