![]() |
| Menjelang tugas baru ke Kalimantan, Dandim 0312 Padang menerima kunjungan silaturahmi rekan-rekan pers. |
Padang, MP----- Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan silaturahmi Komandan Kodim (Dandim) 0312 Padang, Kolonel Inf. Ferry Adianto, S.I.P., M.H.I., bersama pengurus organisasi wartawan dan pimpinan media di ruang kerjanya, lantai dua Kantor Kodim 0312 Padang, Rabu (19/8/2026).
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi antara jajaran TNI dan insan pers, tetapi juga terasa seperti momentum berpamitan. Setelah lebih dari satu tahun mengemban tugas sebagai Dandim 0312 Padang sejak Mei 2025, Kolonel Ferry Adianto dalam waktu dekat akan meninggalkan Kota Padang untuk menjalankan amanah tugas di tempat yang baru di wilayah Pulau Kalimantan.
Dalam suasana santai, Ferry mengenang berbagai pengalaman selama berada di Ranah Minang. Salah satu yang disampaikannya dengan nada bercanda adalah soal berat badannya yang justru bertambah selama bertugas di Padang.
"Sudah satu tahun lebih di Padang, berat badan saya malah bertambah," ujar Ferry sembari berkelakar.
Menurutnya, salah satu alasan yang membuatnya betah di Kota Padang adalah kulinernya. Hampir di setiap sudut kota hingga kawasan pinggiran, selalu tersedia makanan yang sesuai dengan selera.
"Di Padang ini saya tidak sulit mencari makanan, karena semua masakannya enak. Hingga ke pinggiran kota pun kita dapat menemukan makanan sesuai selera," katanya.
Namun, bagi Ferry, pengalaman paling berkesan selama bertugas bukan hanya soal kuliner. Keramahan dan karakter masyarakat Kota Padang juga menjadi bagian penting dari perjalanan pengabdiannya.
Ia menilai masyarakat Padang relatif terbuka, mudah diajak berkomunikasi dan memiliki kepedulian sosial yang kuat. Kondisi tersebut menurutnya menjadi modal penting dalam membangun komunikasi antara aparat kewilayahan dengan masyarakat.
"Kita selalu berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat, turun ke lapangan, hadir di tengah masyarakat, bersosialisasi dan memberikan bantuan," jelasnya.
Pers dan TNI, Dua Pilar Komunikasi Publik
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Kota Padang), Mukhtisar, SH, menyampaikan apresiasi terhadap komunikasi dan hubungan yang telah terjalin selama kepemimpinan Kolonel Ferry Adianto.
Menurut Mukhtisar, hubungan yang baik antara TNI dan pers memiliki arti penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat. Pers memiliki fungsi menyampaikan informasi kepada masyarakat, sementara TNI melalui fungsi kewilayahannya bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
"Selama berada di Padang, Pak Dandim telah membangun komunikasi yang baik dengan insan pers. Bagi kami, ini bukan hanya hubungan antara pejabat dengan wartawan, tetapi hubungan kemitraan yang dibangun atas dasar komunikasi, keterbukaan dan kepentingan masyarakat," ujar Mukhtisar.
Ia juga menyampaikan rasa kehilangan secara emosional atas kepindahan Ferry ke tempat tugas yang baru.
"Kalau seorang pejabat pindah tugas, tentu itu bagian dari dinamika pengabdian. Kami dari KJI Kota Padang mendoakan semoga Pak Ferry sukses menjalankan amanah di Kalimantan. Apa yang telah dilakukan di Padang mudah-mudahan menjadi catatan kebaikan dan terus dikenang masyarakat," tuturnya.
Kenangan yang Tak Hanya Berhenti di Padang
Hal senada disampaikan Pemimpin Redaksi Media Momen Pembaruan.Com, Darmen Rajo Alam. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Dandim 0312 Padang dalam membangun komunikasi dengan media.
Darmen menilai, di tengah tuntutan keterbukaan informasi publik, komunikasi antara institusi negara dan pers sangat dibutuhkan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar, proporsional dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Selama bertugas di Padang, Pak Ferry menunjukkan bahwa membangun komunikasi dengan pers bukan berarti mengurangi kewibawaan institusi, justru memperkuat hubungan antara institusi dengan masyarakat. Pers membutuhkan informasi, sementara masyarakat membutuhkan informasi yang benar," kata Darmen.
Ia menyebut kepindahan Kolonel Ferry ke Kalimantan merupakan bagian dari perjalanan pengabdian seorang prajurit yang harus siap ditempatkan di mana pun negara membutuhkan.
"Kami tentu merasa kehilangan karena silaturahmi yang sudah terbangun selama ini akan memasuki babak baru. Tetapi sebagai prajurit, tugas dan pengabdian memang tidak mengenal batas wilayah. Kami mendoakan semoga beliau sukses di tempat tugas yang baru di Kalimantan, diberikan kesehatan, keselamatan dan mampu kembali memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara," ujar Darmen.
Menurutnya, perpisahan dalam dunia tugas bukan berarti berakhirnya hubungan silaturahmi.
"Jarak boleh berubah, tempat tugas boleh berbeda, tetapi hubungan baik dan silaturahmi tetap bisa dijaga. Padang tentu akan menjadi salah satu bagian dari perjalanan pengabdian beliau," tambahnya.
Humanis dan Dekat dengan Masyarakat
Selama menjalankan tugas sebagai Dandim 0312 Padang, sosok Kolonel Ferry Adianto juga dikenal aktif membangun komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat. Pendekatan kewilayahan yang dilakukan TNI tidak hanya berorientasi pada aspek pertahanan, tetapi juga menyentuh persoalan sosial dan kemasyarakatan.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga komunikasi, memperkuat kebersamaan dan membangun rasa saling percaya.
Bagi insan pers, pendekatan tersebut juga menjadi ruang untuk melihat secara langsung bagaimana institusi TNI menjalankan fungsi kewilayahannya.
Pertemuan antara Dandim 0312 Padang dengan pengurus KJI dan pimpinan Media Momen Pembaruan.Com akhirnya berlangsung dalam suasana akrab. Tidak ada sekat formal yang kaku. Percakapan mengalir dari persoalan tugas, masyarakat, pengalaman selama di Padang hingga cerita ringan tentang kuliner Ranah Minang.
Di balik canda dan tawa tersebut, terselip pesan sederhana: setiap penugasan memiliki awal dan akhir, tetapi pengabdian serta hubungan kemanusiaan meninggalkan jejak yang lebih panjang.
Kini, ketika langkah Kolonel Inf. Ferry Adianto segera berlanjut menuju tempat tugas baru di Pulau Kalimantan, doa dan harapan terbaik datang dari rekan-rekan pers di Kota Padang.
Selamat bertugas di tempat yang baru, Kolonel. Ranah Minang mungkin menjadi salah satu persinggahan dalam perjalanan panjang pengabdian, tetapi kenangan dan silaturahmi yang terbangun akan tetap menjadi bagian dari cerita.
(Red/MP)
