-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Duka Mudiak Simpang adalah Duka Kita: Saatnya Ulurkan Tangan untuk Keluarga Korban Kebakaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | Agustus 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-11T11:26:13Z
Sekda Pasaman Barat bersama jajaran meninjau lokasi rumah warga yang ludes terbakar.


Talamau, MP----- Sebuah musibah kebakaran hebat melanda kediaman keluarga Bapak Bahder Jon di Jorong Mudiak Simpang, Nagari Simpang Timbo Abu, Kecamatan Talamau, pada Jumat (7/8/2026) malam lalu. Meski seluruh anggota keluarga dilaporkan selamat, rumah tempat mereka bernaung kini rata dengan tanah. Kerugian material ditaksir mencapai Rp300 juta—sebuah angka yang tentu sangat berat ditanggung sendiri oleh satu keluarga.


Di tengah puing-puing sisa kebakaran, secercah harapan hadir. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bergerak cepat menunjukkan kepeduliannya. Pada Senin (10/8), Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, yang mewakili Bupati, turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan kebutuhan dasar.


Bantuan berupa beras, minyak goreng, gula, teh, family kit (paket sandang), kasur, tenda keluarga, terpal, hingga makanan anak telah diserahkan untuk menyambung hidup keluarga korban. Langkah cepat ini didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muharram, perwakilan Dinas Sosial, serta perangkat kecamatan dan nagari setempat.


“Atas nama Bupati, Wakil Bupati, Pemerintah Daerah, dan Dinas Sosial, kami hadir untuk memberikan dukungan kepada keluarga yang terkena musibah. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi mudah-mudahan dapat meringankan beban,” ujar Doddy dengan penuh empati saat menyerahkan bantuan.


Panggilan Kemanusiaan: Mari Kita Bantu Mereka Bangkit


Kehadiran pemerintah daerah adalah pemantik awal. Namun, ujian yang dihadapi oleh keluarga Bapak Bahder Jon untuk membangun kembali kehidupannya dari nol membutuhkan uluran tangan dari kita semua.


Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik ini menjadi pengingat bagi kita tentang betapa rapuhnya harta benda di hadapan musibah. Hari ini, mereka yang kehilangan tempat tinggal; esok hari, bisa jadi kita yang membutuhkan pertolongan.


Sekda Doddy juga mengingatkan pentingnya kita saling menjaga dan waspada. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan seluruh anggota keluarga selamat. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap instalasi listrik,” pungkasnya.


Saatnya Bergerak Bersama


Bantuan dari pemerintah telah membuka jalan, namun solidaritas masyarakat adalah kunci utama bagi keluarga korban untuk benar-benar pulih. Mari jadikan momentum ini untuk mengetuk pintu hati kita masing-masing. Sekecil apa pun bantuan, pakaian layak pakai, doa, maupun donasi yang kita berikan, akan menjadi pondasi yang sangat berarti bagi mereka untuk mendirikan kembali rumah dan harapan yang sempat runtuh.

Karena sejatinya, beban yang berat akan terasa ringan jika dipikul bersama. 

(Idul Fitri/MP/Red)

×
Berita Terbaru Update