-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

HJK ke-357 Berakhir, Fadly Amran Tegaskan Padang Serius Menuju Kota Kreatif UNESCO

Rabu, 12 Agustus 2026 | Agustus 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-12T02:00:41Z
Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menyukseskan HJK Padang ke-357.


Padang, MP----- Rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 resmi berakhir. Wali Kota Padang Fadly Amran menutup seluruh agenda HJK sekaligus Padang Fashion Summit (PFS) di The ZHM Premiere Hotel, Senin malam (10/8/2026).

Suasana penutupan HJK Padang ke-357 sekaligus Padang Fashion Summit di The ZHM Premiere Hotel.


Penutupan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penegasan arah pembangunan Kota Padang melalui penguatan ekonomi kreatif. Selama lima hari, sejak 6 Agustus 2026, berbagai kegiatan HJK digelar dengan mengusung tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City.”


Menurut Fadly Amran, rangkaian HJK tahun ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial memperingati perjalanan sejarah Kota Padang. Beragam kegiatan dirancang untuk memperkenalkan potensi kota sekaligus membuka ruang lebih luas bagi pelaku usaha, komunitas kreatif, seniman, desainer, pelaku kuliner, hingga sektor pariwisata.


“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan HJK Padang ke-357 telah berjalan dengan baik. Kami mengapresiasi seluruh panitia, komunitas, pelaku usaha dan semua pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini sukses,” ujar Fadly Amran.


Ia menilai geliat kegiatan HJK memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Pergerakan warga dan wisatawan selama rangkaian kegiatan ikut membuka peluang bagi pelaku UMKM, industri kreatif, kuliner, perhotelan, transportasi serta sektor jasa lainnya.


“Yang paling penting adalah bagaimana kegiatan ini memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Kita ingin setiap event yang dilaksanakan di Kota Padang tidak hanya ramai secara kegiatan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.


Dari Festival Menuju Ekosistem Ekonomi Kreatif


Fadly menegaskan, Pemerintah Kota Padang tidak ingin menjadikan ekonomi kreatif sekadar pelengkap agenda pembangunan. Pengembangan sektor tersebut diarahkan menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat identitas dan daya saing kota.


Salah satu target yang terus didorong adalah mewujudkan Padang sebagai bagian dari jaringan Kota Kreatif UNESCO. Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah kota akan memperkuat berbagai subsektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar dan berakar pada karakter masyarakat Padang.


“Padang harus terus bergerak menuju Kota Kreatif UNESCO. Karena itu, subsektor ekonomi kreatif seperti gastronomi, desain, seni pertunjukan dan fashion harus kita kembangkan secara bersama-sama,” tegas Fadly.


Menurutnya, kekuatan gastronomi Padang memiliki modal budaya dan ekonomi yang sangat besar. Kuliner tidak hanya berbicara mengenai makanan, tetapi juga menyangkut tradisi, sejarah, kreativitas, identitas masyarakat serta peluang ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata.


Konsep tersebut menjadi salah satu alasan tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City” diangkat dalam HJK ke-357. Pemerintah Kota Padang ingin menjadikan kekayaan kuliner dan budaya lokal sebagai bagian dari pengalaman wisata yang lebih kuat dan berkelas.


Sementara itu, penyelenggaraan Padang Fashion Summit menjadi bagian dari upaya memperluas ekosistem kreatif melalui subsektor fashion dan desain. Kehadiran para pelaku kreatif diharapkan mampu menciptakan kolaborasi baru sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.


Fadly menekankan, penguatan ekonomi kreatif membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, seniman, generasi muda dan masyarakat harus bergerak dalam satu ekosistem agar potensi Padang dapat berkembang secara berkelanjutan.


Dengan berakhirnya HJK ke-357, Pemerintah Kota Padang berharap momentum tersebut tidak berhenti sebagai perayaan tahunan. Semangat yang dibangun selama rangkaian kegiatan diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat identitas Padang sebagai kota budaya, kuliner, kreatif dan destinasi wisata yang semakin kompetitif.


“Ini bukan akhir, tetapi awal dari langkah berikutnya. Kita ingin Padang semakin dikenal, bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga di dunia melalui kekuatan budaya, gastronomi dan ekonomi kreatifnya,” pungkas Fadly.

(MP)

×
Berita Terbaru Update