![]() |
| Foto bersama usai Sosialisasi Germas yang dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI, Kementerian Kesehatan RI, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. |
Pasbar, MP----- Masyarakat Pasaman Barat (Pasbar) kini mendapatkan peluang besar untuk menikmati fasilitas kesehatan yang lebih baik dan terjangkau. Hal ini menyusul kunjungan kerja Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Reski Pratama, yang menggelar Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) bersama Kementerian Kesehatan RI di Aula Kantor Bupati Pasbar, Jumat (7/8).
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan membawa sederet manfaat konkret yang dapat langsung dirasakan oleh warga setempat dalam menjaga kualitas hidup mereka.
1. Akses Cek Kesehatan Gratis (CKG) Lewat Aplikasi
Salah satu manfaat paling nyata dari sinergi ini adalah optimalisasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Melalui program nasional yang terintegrasi, setiap warga Pasbar kini memiliki hak untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, seperti Puskesmas.
Masyarakat hanya perlu memanfaatkan aplikasi SatuSehat untuk mengakses layanan ini. Program ini mempermudah warga untuk mendeteksi dini berbagai potensi penyakit sebelum menjadi parah, sejalan dengan prinsip bahwa menjaga kesehatan jauh lebih murah daripada mengobati.
2. Penguatan Fasilitas dan Alat Kesehatan Rumah Tangga
Melalui kolaborasi dengan Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes RI, masyarakat diedukasi mengenai penggunaan alat kesehatan dan pembekalan kesehatan rumah tangga secara tepat. Komitmen DPR RI untuk menjembatani keterbatasan APBD Pasbar juga membuka jalan bagi pengadaan serta peningkatan fasilitas alat kesehatan di RSUD dan Puskesmas setempat, sehingga kualitas pelayanan medis yang diterima masyarakat akan semakin meningkat.
3. Perlindungan Jaminan Kesehatan dan Pekerja Rentan
Selain Germas, pertemuan ini juga mempertegas keberlanjutan program-program yang langsung menyentuh kesejahteraan warga, di antaranya:
Penguatan Program JKN: Memastikan lebih banyak masyarakat Pasbar yang tercover oleh BPJS Kesehatan.
Perlindungan Pekerja Rentan: Pemanfaatan Dana Bagi Hasil (DBH) sawit untuk memberikan jaminan sosial bagi para pekerja rentan di sektor perkebunan.
Keamanan Sosial: Penguatan program pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan demi menciptakan lingkungan lingkungan yang aman bagi keluarga.
4. Dampak Positif Pembangunan Infrastruktur dan Sektoral
Dukungan pusat tidak hanya berhenti di sektor kesehatan. Sinergi ini turut mendorong realisasi berbagai program strategis nasional di Pasbar untuk tahun 2026, yang meliputi:
Pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Nasional Terintegrasi untuk akses pendidikan anak-anak yang lebih baik.
Pengembangan 5 titik Program Kampung Nelayan Merah Putih (3 di Sasak, 1 di Kinali, dan 1 di Sungai Beremas) yang akan mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
"Sehat adalah harta paling berharga di muka bumi. Gerakan masyarakat hidup sehat ini adalah turunan program cek kesehatan gratis yang bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Ade Rezki Pratama dalam paparannya.
Dengan adanya komitmen kuat dari perwakilan DPR RI, Kemenkes, dan Pemerintah Daerah, masyarakat Pasaman Barat kini berada di garda depan untuk menikmati layanan kesehatan yang lebih inklusif, merata, dan berkualitas.
(Idul Fitri/MP)
