-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Pemko Padang Salurkan Rp8 Miliar untuk Pulihkan Usaha Warga Terdampak Bencana

Selasa, 11 Agustus 2026 | Agustus 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-11T00:06:28Z
Wali Kota Padang Fadly Amran berfoto bersama penerima bantuan usai penyerahan dukungan pemulihan usaha terdampak bencana hidrometeorologi.


Padang, MP----- Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi November 2025. Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menyalurkan bantuan kepada sejumlah kelompok usaha sektor perikanan dan pangan yang mengalami kerugian akibat bencana.


Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran kepada kelompok penerima pada Senin (10/8/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.


Fadly mengatakan, peringatan HJK tahun ini tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang masih berada dalam proses pemulihan pascabencana.


“Rangkaian HJK juga kita gunakan sebagai ajang charity. Hasilnya kita serahkan seluruhnya kepada masyarakat yang terdampak banjir,” ujar Fadly.


Menurutnya, bantuan yang diberikan untuk sektor perikanan dan pangan tersebut mencapai Rp8 miliar. Anggaran itu diarahkan untuk membantu kelompok usaha kembali menjalankan aktivitas produksi sekaligus memulihkan sumber penghidupan masyarakat yang terdampak bencana.


Fadly menegaskan, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan memperbaiki infrastruktur yang rusak. Pemerintah juga perlu memastikan roda ekonomi masyarakat kembali bergerak agar warga dapat bangkit dan mandiri.


“Bantuan ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 2025 lalu,” katanya.


Penyaluran bantuan tersebut diharapkan menjadi stimulus bagi kelompok usaha penerima untuk kembali meningkatkan produksi, mempertahankan keberlangsungan usaha, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat lokal.


Pemko Padang juga terus mendorong agar proses rehabilitasi pascabencana dilakukan secara menyeluruh, dengan menempatkan pemulihan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat sebagai salah satu prioritas utama.


Momentum HJK Padang pun tidak sekadar menjadi perayaan hari jadi kota, tetapi diarahkan sebagai kesempatan untuk memperkuat solidaritas dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang masih berjuang memulihkan kehidupan setelah bencana.

(Pd/red)

×
Berita Terbaru Update