![]() |
| Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid bersama masyarakat dalam kegiatan panen jagung kuartal II. |
Kampar, MP----- Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Polri hingga tingkat desa. Jajaran Polsek Kampar, Kabupaten Kampar, Riau, bersama masyarakat melaksanakan panen jagung pipil kuartal II di Desa Kayu Aro, Kecamatan Kampar Utara.
Panen yang berlangsung di lahan seluas dua hektare tersebut menghasilkan sekitar 6.000 kilogram atau 6 ton jagung pipil. Capaian itu menjadi gambaran bahwa pemanfaatan lahan produktif secara optimal dapat memberikan hasil sekaligus mendukung ketersediaan pangan masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menegaskan bahwa peran kepolisian tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi turut hadir dalam mendorong pemberdayaan ekonomi serta produktivitas masyarakat di sektor pertanian.
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid, S.H., mengatakan panen jagung merupakan bagian dari dukungan kepolisian terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.
«“Kegiatan panen jagung ini merupakan wujud dukungan kami terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Kami berharap hasil yang dicapai dapat menjadi motivasi bagi masyarakat dan kelompok tani untuk terus mengembangkan pertanian secara berkelanjutan,” ujar Asdisyah.»
Menurutnya, keberhasilan panen tersebut diharapkan tidak berhenti pada capaian produksi semata. Pemanfaatan lahan secara berkelanjutan perlu terus dikembangkan sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat paling bawah.
Kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, kelompok tani dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mengoptimalkan potensi pertanian. Dengan pengelolaan yang konsisten, lahan produktif di desa dapat menjadi sumber pangan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Panen enam ton jagung dari lahan dua hektare di Desa Kayu Aro menjadi bukti bahwa gerakan ketahanan pangan dapat dibangun melalui langkah konkret di lapangan. Polri pun terus mendorong agar semangat tersebut tumbuh menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Pd/MP)
