-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Prabowo Luncurkan Program PLTS 100 GWp, PLN Dorong Lompatan Besar Energi Surya Nasional

Jumat, 28 Agustus 2026 | Agustus 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-27T22:58:53Z
Presiden Prabowo didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Dirut PLN Darmawan Prasodjo saat meninjau PLTS Gilimanuk.


Bali, MP----- Presiden RI Prabowo Subianto meluncurkan sekaligus melakukan groundbreaking Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).


Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT), khususnya energi surya, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.


Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Sekretaris Kabinet, Gubernur Bali Wayan Koster, unsur TNI dan Polri, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan terkait.


Kehadiran jajaran lintas kementerian dan lembaga menunjukkan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp diposisikan sebagai program strategis yang membutuhkan kolaborasi pemerintah pusat, PLN, pemerintah daerah, dunia usaha dan seluruh stakeholder energi.


Di lokasi PLTS Gilimanuk, Presiden Prabowo juga meninjau langsung fasilitas pembangkit yang telah dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS). Sistem penyimpanan energi tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan pembangkit listrik berbasis energi surya karena memungkinkan energi yang dihasilkan dapat disimpan dan dimanfaatkan ketika produksi listrik dari panel surya menurun.


Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memberikan penjelasan langsung kepada Presiden mengenai teknologi BESS serta sistem pendukung PLTS Gilimanuk. Penjelasan tersebut turut disampaikan di hadapan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Gubernur Bali Wayan Koster.


Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama Darmawan juga menjelaskan kepada Presiden mengenai pengoperasian PLTS Gilimanuk yang didukung sistem penyimpanan energi. Teknologi tersebut menjadi salah satu komponen penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik ketika pembangkitan dari sumber energi terbarukan mengalami perubahan sesuai kondisi cuaca dan intensitas matahari.


Sementara itu, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi turut memberikan penjelasan mengenai arah dan cakupan Program PLTS 100 GWp kepada Presiden Prabowo.


Program berskala besar ini menandai upaya pemerintah memperluas bauran energi terbarukan dalam sistem kelistrikan nasional. Pengembangan PLTS juga dinilai memiliki posisi penting karena Indonesia memiliki potensi energi surya yang besar dan tersebar di berbagai wilayah.


Kunjungan Presiden ke site PLTS Gilimanuk sekaligus memperlihatkan perhatian pemerintah terhadap kesiapan teknologi pendukung energi terbarukan. Kehadiran BESS menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan intermitensi energi surya sehingga penetrasi pembangkit EBT ke dalam sistem kelistrikan dapat dilakukan secara lebih andal.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Darmawan Prasodjo juga bersama Gubernur Bali Wayan Koster meninjau site PLTS Gilimanuk. Keduanya melihat langsung fasilitas pembangkit sekaligus perkembangan infrastruktur pendukung yang menjadi bagian dari transformasi sistem energi.


Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani turut hadir dalam acara peluncuran dan groundbreaking Program PLTS 100 GWp.


Peluncuran program ini menjadi momentum penting bagi akselerasi transisi energi Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur penyimpanan energi, penguatan jaringan listrik dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, energi surya diharapkan semakin berperan dalam memenuhi kebutuhan listrik nasional sekaligus mendorong sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

(Ns/MP)

×
Berita Terbaru Update