-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Pulihkan Lanskap Bekas Galodo, Padang Panjang Gandeng Kodam XX/TIB Tanam Bambu dan Pohon Produktif

Kamis, 13 Agustus 2026 | Agustus 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-13T00:51:07Z
Wali Kota Hendri Arnis dan Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana melakukan penanaman pohon di kawasan Jembatan Kembar.


Padang Panjang, MP----- Upaya memulihkan kawasan terdampak galodo di Kota Padang Panjang mulai memasuki tahap penghijauan. Pemerintah Kota Padang Panjang bersama Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) menanam bambu dan sejumlah pohon produktif di kawasan Jembatan Kembar, Silaing Bawah, Rabu (12/8/2026).


Penanaman tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-1 Kodam XX/TIB. Namun, lebih dari sekadar kegiatan seremonial, penghijauan diarahkan sebagai langkah konkret mengembalikan fungsi ekologis kawasan yang terdampak banjir bandang atau galodo pada tahun sebelumnya.


Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis mengatakan, penghijauan merupakan langkah penting untuk mengembalikan kondisi kawasan agar kembali hijau sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap lingkungan pascabencana.


“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama melakukan penanaman pohon di kawasan yang tahun lalu terdampak galodo. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, kawasan ini bisa kembali hijau dan kondisi lingkungannya semakin baik,” ujar Hendri.


Menurut Hendri, keberhasilan penghijauan tidak cukup diukur dari banyaknya bibit yang ditanam. Tantangan berikutnya adalah memastikan tanaman tersebut tumbuh dan berkembang melalui perawatan berkelanjutan.


“Harapan kita, pohon-pohon ini bisa tumbuh dengan baik dan kawasan ini semakin hijau. Yang paling penting, mari kita jaga dan rawat bersama supaya apa yang kita tanam hari ini benar-benar memberikan manfaat ke depannya,” katanya.


Ia menegaskan, pemulihan lingkungan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah, TNI, masyarakat, serta berbagai unsur terkait dinilai memiliki peran penting dalam memastikan kawasan pascabencana tidak hanya kembali hijau, tetapi juga menjadi ruang lingkungan yang lebih aman dan nyaman.


Senada dengan itu, Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana mengatakan, penanaman pohon merupakan bentuk kepedulian Kodam XX/TIB terhadap kelestarian lingkungan sekaligus bagian dari rangkaian peringatan hari jadi pertama satuan tersebut.


“Penanaman pohon ini diharapkan menjadi langkah bersama untuk menjaga lingkungan dan membantu memulihkan kawasan bekas terdampak galodo, sehingga ke depan kawasan tersebut dapat kembali hijau dan lebih nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.


Pemilihan bambu dan pohon produktif juga diharapkan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Selain mendukung penghijauan, tanaman yang tumbuh di kawasan tersebut diharapkan mampu memperkuat fungsi lingkungan sekaligus memberikan nilai manfaat bagi masyarakat sekitar.


Kegiatan penanaman turut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi, Kepala Kejaksaan Negeri Adhi Setyo Prabowo, Ketua Pengadilan Negeri, Wakapolres Padang Panjang, Danyon TP 951/PM, Danyon Brimob, jajaran asisten, kepala organisasi perangkat daerah, camat, serta unsur terkait lainnya.


Penghijauan di kawasan Jembatan Kembar menjadi bagian dari ikhtiar lebih luas untuk menata kembali ruang yang pernah diterjang bencana. Dengan keterlibatan berbagai pihak dan perawatan yang konsisten, kawasan bekas galodo tersebut diharapkan secara bertahap kembali hijau, asri, sekaligus memberi manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat Padang Panjang.

(PJ/MP)

×
Berita Terbaru Update