![]() |
| Prosesi ijab kabul Rezaneng Surya, S.AP dan Ronaldi Saputra berlangsung khidmat di kediaman mempelai wanita, Jumat (7/8/2026). |
Padang, MP----- Jumat pagi (7/8/2026) menjadi hari yang akan selalu dikenang oleh keluarga besar kedua mempelai. Di kediaman mempelai wanita di Komplek Perumahan Banuaran Blok HH-15 RT 03/RW 09, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Rezaneng Surya, S.AP resmi dipersunting Ronaldi Saputra melalui prosesi ijab kabul yang berlangsung khidmat, penuh haru, dan sarat makna.
Sejak pagi, keluarga besar kedua mempelai telah memenuhi rumah kediaman mempelai wanita untuk menyaksikan momen sakral yang menjadi awal perjalanan hidup baru pasangan tersebut. Suasana hangat terasa begitu kental, berpadu dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an, doa-doa yang dipanjatkan, serta senyum kebahagiaan yang terpancar dari wajah keluarga dan para tamu yang hadir.
Prosesi akad nikah dimulai tepat pukul 09.00 WIB dan dipimpin oleh penghulu dari KUA Kecamatan Lubuk Begalung, Jasrizal, S.Ag. Dengan penuh ketelitian dan kesabaran, penghulu membimbing setiap tahapan akad agar berlangsung sesuai syariat Islam.
Dalam pelaksanaannya, lafaz ijab kabul sempat beberapa kali diulang untuk memastikan seluruh rangkaian akad terlaksana dengan benar dan sah menurut ketentuan agama. Meski sempat menegangkan, suasana tetap tenang dan penuh kekhusyukan. Berkat arahan dan bimbingan Jasrizal, S.Ag, Ronaldi Saputra akhirnya mampu mengucapkan kabul dengan lancar dalam satu tarikan napas dan dinyatakan sah sebagai suami Rezaneng Surya, S.AP. Ucapan syukur "Alhamdulillah" pun bergema di seluruh ruangan, disusul senyum bahagia, pelukan hangat, dan air mata haru dari keluarga besar.
Selama kurang lebih 43 menit, seluruh rangkaian prosesi berlangsung tertib dan penuh makna. Tepat pada pukul 09.43 WIB, akad nikah resmi selesai. Momen itu menjadi titik awal perjalanan baru bagi kedua mempelai yang kini telah dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan.
Suasana sakral juga dipadukan dengan nuansa kekeluargaan yang hangat. Jalannya acara dipandu oleh Bundo Mu, yang dengan gaya komunikatif dan sesekali menyelipkan humor ringan mampu mencairkan suasana tanpa mengurangi kekhidmatan prosesi akad.
Bagi keluarga besar, ijab kabul bukan sekadar pengucapan beberapa kalimat, melainkan sebuah mitsaqan ghalizha, ikatan yang kokoh antara dua insan untuk membangun rumah tangga yang dilandasi keimanan, kasih sayang, tanggung jawab, serta saling menghormati hingga akhir hayat.
Doa dan harapan kemudian mengalir dari keluarga besar mempelai wanita. Mak Uwo Tila berharap Rezaneng dan Ronaldi menjadi pasangan yang selalu saling melengkapi dalam suka maupun duka, diberikan keberkahan rezeki, kesehatan, dan kebahagiaan dalam membangun rumah tangga.
Harapan yang sama disampaikan Pak Dang Syafrizal, yang datang langsung dari Jakarta untuk menghadiri hari bersejarah tersebut. Kehadirannya menjadi bukti eratnya ikatan kekeluargaan. Ia mendoakan agar kedua mempelai menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, diberi rezeki yang halal, umur yang berkah, serta dikaruniai anak-anak yang saleh dan salehah.
Sementara itu, Novriandi Apak bersama keluarga besar lainnya turut memanjatkan doa agar setiap langkah Rezaneng dan Ronaldi selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Mereka berharap pasangan tersebut mampu menghadapi setiap dinamika kehidupan dengan kesabaran, keikhlasan, serta saling menguatkan dalam mengarungi bahtera rumah tangga.
Usai prosesi ijab kabul dinyatakan sah, suasana haru semakin terasa ketika Novriani, istri Pemimpin Redaksi Media Momen Pembaruan.com yang juga merupakan Etek dari mempelai wanita Rezaneng Surya, S.AP, menyampaikan doa dan harapan tulus kepada keponakan tercintanya.
Dengan penuh rasa syukur, Novriani mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT karena seluruh rangkaian akad nikah berlangsung lancar dan penuh keberkahan. Menurutnya, hari itu bukan hanya menjadi kebahagiaan bagi kedua mempelai, tetapi juga menjadi kebahagiaan seluruh keluarga besar.
"Alhamdulillah, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahan kepada Rezaneng dan Ronaldi. Jadilah keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, saling mencintai karena Allah, saling menguatkan dalam setiap keadaan, diberikan rezeki yang halal, kesehatan, umur yang berkah, serta keturunan yang saleh dan salehah," ucap Novriani penuh haru.
Ia juga berpesan agar keduanya senantiasa menjaga amanah pernikahan sebagai ibadah sepanjang hayat.
"Rumah tangga yang bahagia bukan berarti tanpa ujian, tetapi rumah tangga yang mampu melewati setiap cobaan dengan kesabaran, saling menghormati, saling mengalah, dan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga setiap langkah kehidupan kalian dipenuhi keberkahan, menjadi kebanggaan keluarga, bermanfaat bagi masyarakat, serta memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat," tambahnya.
Doa Rasulullah SAW yang lazim dipanjatkan pada setiap akad nikah pun kembali menggema di tengah keluarga, "Barakallahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a bainakuma fii khair", semoga Allah memberikan keberkahan kepada kalian berdua, melimpahkan rahmat-Nya, dan mempersatukan kalian dalam segala kebaikan.
Di balik satu tarikan napas saat kabul diucapkan, tersimpan harapan besar dari seluruh keluarga. Harapan agar ikatan suci yang dimulai pada Jumat pagi itu menjadi awal kehidupan yang dipenuhi cinta, keikhlasan, kesetiaan, dan keberkahan. Sebab, pernikahan bukan hanya tentang sahnya sebuah akad, melainkan tentang bagaimana dua insan terus belajar mencintai, menjaga, memaafkan, dan menguatkan satu sama lain dalam setiap perjalanan kehidupan.
Dari rumah sederhana di Banuaran, sebuah kisah baru resmi dimulai. Dengan restu kedua orang tua, doa keluarga besar, serta ridha Allah SWT, Rezaneng Surya, S.AP dan Ronaldi Saputra melangkah menapaki bahtera rumah tangga dengan keyakinan bahwa cinta yang dibangun atas dasar iman akan selalu menemukan jalan menuju kebahagiaan. Semoga langkah pertama yang diawali dengan ijab kabul ini menjadi awal kehidupan yang penuh berkah, menghadirkan ketenteraman bagi keluarga, dan kelak menjadi warisan cinta yang menginspirasi generasi berikutnya.
(Red)
