![]() |
| Proses normalisasi sungai mulai dilakukan guna memulihkan akses warga terdampak banjir di Kuranji. |
Padang, MP----- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menangani dampak banjir di kawasan Batang Guo, Kelurahan Kuranji, Kota Padang. Menindaklanjuti arahan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah usai meninjau lokasi terdampak, tiga unit alat berat langsung diterjunkan untuk menormalisasi aliran sungai yang berubah akibat derasnya arus banjir.
Dua unit alat berat berasal dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumbar, sedangkan satu unit lainnya disiapkan Pemerintah Kota Padang. Sejak mulai beroperasi pada Selasa malam (4/8), seluruh alat difokuskan membuka kembali jalur sungai yang bergeser agar aliran air kembali ke lintasan semula serta memulihkan akses jalan warga yang sempat terputus.
Kepala Dinas SDABK Sumbar, Rifda Suriani, mengatakan pengerahan alat berat merupakan tindak lanjut atas instruksi Gubernur untuk mempercepat penanganan di lapangan. Prioritas utama adalah membersihkan material yang menyumbat aliran sungai sehingga risiko banjir susulan dapat diminimalkan dan mobilitas masyarakat segera pulih.
Selain normalisasi sungai, Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Pemerintah Kota Padang juga terus memperkuat penanganan darurat melalui pendataan kerusakan, pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, serta percepatan rehabilitasi infrastruktur yang rusak akibat banjir.
Pemprov Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan hingga kondisi di kawasan terdampak kembali normal, sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung aman dan lancar.
(Sb/red)
