![]() |
| Dr. Lukmanul Hakim, M.Ag., memberikan penjelasan kepada wartawan usai kegiatan penanaman pohon di Kampus III UIN IB Padang. |
Padang, MP----- Penanaman rumpun bambu dan pohon produktif di lingkungan Kampus III Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (12/8/2026), bukan sekadar kegiatan penghijauan. Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-1 Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) sekaligus gerakan Kehutanan untuk Kemerdekaan Indonesia.
Kegiatan yang melibatkan sekitar 1.000 peserta itu diarahkan untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan, memperkuat kawasan hijau kampus, serta menanamkan nilai keberlanjutan kepada sivitas akademika.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (Wakil Rektor II) UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Lukmanul Hakim, M.Ag., menjelaskan bahwa pemilihan kawasan Kampus III Sungai Bangek sebagai lokasi penanaman memiliki nilai strategis. Kawasan tersebut merupakan bagian penting dari pengembangan kampus yang membutuhkan lingkungan hijau, tertata, sehat, dan memiliki fungsi ekologis.
Penjelasan tersebut disampaikan Dr. Lukmanul Hakim kepada wartawan yang menemuinya di ruang kerjanya, usai kegiatan penanaman berlangsung, Rabu (12/8/2026).
Menurut Lukmanul, penanaman rumpun bambu dan pohon produktif merupakan investasi lingkungan jangka panjang. Tanaman yang ditanam tidak hanya diharapkan memperindah kawasan kampus, tetapi juga memberikan manfaat ekologis sekaligus menjadi bagian dari edukasi lingkungan bagi mahasiswa.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah bagaimana lingkungan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang menjadi semakin hijau, asri dan memiliki fungsi ekologis yang baik. Kita tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” jelas Dr. Lukmanul Hakim.
Ia menjelaskan, rumpun bambu dipilih karena memiliki berbagai fungsi ekologis dan dapat menjadi salah satu vegetasi yang mendukung penguatan kawasan hijau kampus. Sementara pohon produktif diharapkan memberikan manfaat dalam jangka panjang serta dapat dikembangkan menjadi bagian dari lingkungan kampus yang produktif.
Selain aspek lingkungan, penanaman tersebut juga memiliki tujuan edukatif. Kampus sebagai institusi pendidikan dinilai memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap alam.
“Mahasiswa tidak cukup hanya mendapatkan pengetahuan di dalam ruang kuliah. Mereka juga harus melihat dan merasakan secara langsung bagaimana lingkungan dijaga dan dikembangkan. Karena itu, kawasan hijau ini nantinya dapat menjadi bagian dari pembelajaran dan pembentukan karakter kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Lukmanul menilai kegiatan tersebut semakin memiliki makna karena dilaksanakan dalam momentum HUT ke-1 Kodam XX/TIB dan aksi Kehutanan untuk Kemerdekaan Indonesia. Semangat kemerdekaan, menurutnya, dapat diwujudkan melalui aksi nyata menjaga lingkungan dan mempersiapkan ruang kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan setelah kegiatan penanaman selesai. Menanam pohon, menurutnya, hanyalah tahap awal. Perawatan, pemeliharaan, dan pengembangan kawasan hijau menjadi bagian penting agar tujuan penghijauan benar-benar tercapai.
“Kita berharap kegiatan ini tidak berhenti pada penanaman hari ini. Yang lebih penting adalah bagaimana pohon-pohon yang sudah ditanam dapat dirawat dan dikembangkan sehingga benar-benar menjadi kawasan hijau yang memberikan manfaat bagi kampus dan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, UIN Imam Bonjol Padang memiliki komitmen untuk terus mendorong terciptanya lingkungan kampus yang sehat, hijau dan berkelanjutan. Konsep tersebut sejalan dengan upaya menjadikan kampus bukan hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai ruang yang memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan sekitarnya.
Kegiatan penghijauan bersama Kodam XX/TIB juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara institusi pertahanan dan dunia pendidikan dalam menjawab persoalan lingkungan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi program-program berkelanjutan yang melibatkan sivitas akademika dan masyarakat.
Bagi UIN Imam Bonjol Padang, penanaman bambu dan pohon produktif di Kampus III Sungai Bangek merupakan langkah awal untuk membangun kawasan hijau yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dari kegiatan tersebut, tersimpan pesan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa. Pohon yang ditanam hari ini diharapkan tumbuh menjadi warisan ekologis bagi generasi mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang di masa depan.
(Rajo.A/MP)
