-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Warga Sijunjung Kini Lebih Paham Cegah Zoonosis: Ibu Rumah Tangga Jadi Benteng Utama Kesehatan Keluarga

Kamis, 06 Agustus 2026 | Agustus 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-06T14:22:51Z
Kolaborasi FK UNP, TP PKK, dan pemerintah nagari memperkuat kesehatan masyarakat Sijunjung.


Sijunjung, MP----- Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang digelar oleh Tim Dosen dan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang (FK UNP) di Aula Pertemuan Nagari Muaro Bodi, Kecamatan IV Nagari, Rabu (5/8), membawa angin segar dan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat Kabupaten Sijunjung.


Melalui program bertajuk "Sekolah Zoonosis dan Keamanan Pangan Hewani", kegiatan ini tidak sekadar memberikan teori, tetapi juga membekali masyarakat—khususnya para ibu rumah tangga—dengan pengetahuan praktis yang berdampak langsung pada kualitas hidup dan kesehatan keluarga.


Manfaat Nyata Kegiatan Bagi Masyarakat


Hadirnya edukasi interaktif ini memberikan sejumlah manfaat strategis bagi warga Nagari Muaro Bodi dan sekitarnya:


Peningkatan Kemampuan Memilih dan Mengolah Pangan Aman


Ibu rumah tangga kini memiliki pemahaman yang lebih baik dalam memilih, mengolah, hingga menyimpan bahan pangan asal hewani—seperti daging, telur, dan susu—secara higienis. Hal ini secara langsung menekan risiko keracunan makanan dan kontaminasi bakteri di dapur rumah tangga.


Perlindungan Keluarga dari Penyakit Menular Hewan (Zoonosis)


Masyarakat menjadi lebih waspada terhadap bahaya penyakit parasitik yang dapat menular dari hewan ke manusia. Pengetahuan ini menjadi perisai utama dalam mencegah penularan infeksi di lingkungan rumah.


Pemberdayaan Perempuan sebagai Garda Depan Kesehatan


Menyadari peran vital ibu rumah tangga sebagai pengelola konsumsi harian keluarga, program ini memberdayakan mereka untuk mengambil kendali penuh dalam menjaga kebersihan diri, makanan, dan lingkungan.


Dukungan Berkelanjutan Melalui Modul dan Panduan Visual


Masyarakat tidak pulang dengan tangan kosong. Penyerahan modul bergambar, poster, dan media edukasi lainnya kepada warga serta pemerintah nagari memastikan informasi kesehatan ini dapat terus dibaca dan diterapkan dalam jangka panjang.


Pendampingan dan Evaluasi Terukur (Monitoring 14 Hari)


Manfaat kegiatan ini dipastikan berlanjut melalui program monitoring selama 14 hari ke depan. Hal ini membantu memastikan bahwa kebiasaan sehat yang dipelajari benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Sinergi untuk Lingkungan Sehat


Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Riri Benny Dwifa, bersama jajaran Camat IV Nagari, Wali Nagari, dan UPTD Puskeswan Palangki menyambut positif langkah FK UNP ini. Kolaborasi ini dinilai sangat efektif dalam membangun kesadaran kolektif di tingkat nagari.


Ketua Tim Pengmas FK UNP, drh. Ade Meliala, M.Si., berharap dampak positif dari kegiatan ini dapat merekat kuat pada pola hidup warga.


"Ibu rumah tangga memegang kendali penuh dalam penyiapan hidangan harian yang sehat. Program ini tidak hanya berfokus pada edukasi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan keluarga yang bebas dari risiko penyakit zoonosis," ungkap drh. Ade Meliala.


Melalui edukasi yang dikemas menarik menggunakan media multimedia, pre-test/post-test, serta diskusi interaktif, masyarakat Sijunjung kini melangkah lebih yakin menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan terhindar dari ancaman penyakit hewan menular. 

(MP)

×
Berita Terbaru Update