-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Eka Putra: Pengabdian H. Afrizon untuk Umat Harus Dilanjutkan

Selasa, 15 September 2026 | September 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-14T22:56:48Z
Bupati Eka Putra berbincang bersama keluarga besar almarhum usai ziarah.


Batusangkar, MP----- Enam hari setelah kepergian Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Tanah Datar, H. Afrizon, suasana duka masih terasa di tengah keluarga dan jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.


Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama sejumlah kepala OPD, kepala bagian, Camat Sungayang dan perwakilan wali nagari, Senin (14/9/2026), mendatangi Nagari Sungayang. Selain berziarah ke makam almarhum, rombongan juga menyampaikan takziah serta bersilaturahmi dengan keluarga yang ditinggalkan.


Bagi Eka Putra, H. Afrizon bukan sekadar aparatur pemerintah. Sosok yang dikenal aktif dalam kegiatan keagamaan itu disebut telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung berbagai program keumatan di Kabupaten Tanah Datar.


Eka mengatakan, kepergian Afrizon meninggalkan kehilangan mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi pemerintah daerah dan masyarakat yang selama ini bersentuhan langsung dengan kiprahnya.


“Kepergian almarhum Ustaz Afrizon bagi kami bukan sekadar kepergian seorang pejabat Pemda, tetapi juga kepergian seorang sahabat yang selama ini mendampingi kami, terutama dalam menyukseskan program-program keagamaan,” ujar Eka.


Menurutnya, semangat pengabdian Afrizon justru menjadi amanah moral bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk diteruskan. Ia mengenang almarhum sebagai pribadi yang gigih, aktif, serta memiliki kepedulian kuat terhadap kehidupan keagamaan masyarakat.


“Siang malam, bahkan subuh, beliau selalu hadir di tengah-tengah umat untuk mensyiarkan agama,” katanya.


Karena itu, Eka berharap nilai-nilai perjuangan yang selama ini dibangun almarhum tidak berhenti setelah kepergiannya. Ia bahkan meminta keluarga, jika berkenan, tetap menjadikan rumah almarhum sebagai tempat kegiatan dan pusat aktivitas untuk meneruskan syiar agama di Tanah Datar.


Harapan tersebut, kata Eka, sejalan dengan perhatian besar almarhum terhadap pembinaan umat dan generasi muda. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat melanjutkan cita-cita menjadikan Tanah Datar sebagai Kabupaten Tahfiz sekaligus memperkuat perlindungan moral generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.


“Almarhum adalah orang baik. InsyaAllah surga telah menunggu beliau karena semasa hidupnya banyak perbuatan mulia yang telah dilakukan,” tutur Eka.


Di hadapan keluarga, Bupati juga menyampaikan pesan agar kepergian almarhum diterima dengan keikhlasan. Menurutnya, kematian merupakan ketentuan Allah SWT yang tidak dapat dihindari manusia.


Ia mengajak keluarga dan seluruh masyarakat untuk terus mendoakan almarhum agar seluruh amal ibadahnya diterima dan segala kekhilafannya mendapat ampunan.


Keluarga: Baru Menyadari Besarnya Pengabdian


Dari pihak keluarga, anak sulung almarhum, Fikran, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Bupati Eka Putra bersama jajaran Pemkab Tanah Datar sejak almarhum menjalani masa sakit hingga meninggal dunia.


Atas nama ahli waris, Fikran juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama hidupnya sang ayah pernah melakukan kesalahan kepada pimpinan, rekan kerja, kerabat maupun masyarakat.


Namun, ada satu hal yang menurut Fikran baru benar-benar dipahami keluarga setelah kepergian sang ayah. Selama hidup, H. Afrizon ternyata tidak hanya mengabdikan dirinya untuk keluarga, tetapi juga mencurahkan banyak waktu dan tenaga untuk kepentingan umat.


Ia mengaku, dahulu keluarga terkadang merasa waktu bersama sang ayah berkurang karena almarhum lebih sering terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan.


Setelah Afrizon berpulang, pandangan itu berubah.


Banyaknya masyarakat yang datang bertakziah, mendoakan, hingga mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir menjadi kesaksian tersendiri bagi keluarga mengenai luasnya manfaat pengabdian yang telah diberikan.


“Dari situ kami menyadari bahwa apa yang selama ini dilakukan almarhum ternyata memang benar dan bermanfaat bagi banyak orang,” ungkap Fikran.


Kepergian H. Afrizon akhirnya tidak hanya menyisakan duka, tetapi juga meninggalkan pesan tentang arti pengabdian. Bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, tantangan berikutnya adalah memastikan semangat yang pernah dibangun almarhum dalam pembinaan keagamaan dan generasi muda tetap hidup dan terus berkembang di tengah masyarakat.

×
Berita Terbaru Update