-->

Notification

×

Iklan

Iklan Display

Jumat Bersih Jadi Gerakan Bersama, Sawahan Timur Perkuat Semangat “Padang Rancak”

Jumat, 04 September 2026 | September 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-04T05:24:58Z
Semangat gotong royong warga Sawahan Timur mendukung gerakan Padang Rancak melalui kegiatan Jumat Bersih.


Padang, MP----- Semangat mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman terus digelorakan di Kelurahan Sawahan Timur, Kota Padang. Melalui kegiatan Jumat Bersih, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Satpol PP, Dubalang, pemerintah kelurahan, TP-PKK, serta masyarakat membangun kolaborasi untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung “Padang Rancak”, salah satu program unggulan Wali Kota Padang Fadly Amran yang mendorong terciptanya kota yang lebih bersih, indah, tertib, nyaman, dan memiliki kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.


Plt Kabid Linmas Satpol PP Kota Padang, Aldi, SH, mengatakan, kegiatan Jumat Bersih tidak semata-mata dipandang sebagai aktivitas membersihkan lingkungan, tetapi juga sebagai sarana membangun kesadaran dan kebersamaan masyarakat.


“Program Jumat Bersih ini kami laksanakan dengan mengedepankan sinergi bersama masyarakat. Satlinmas tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, kolaborasi dengan Dubalang, lurah, PKK dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan nyaman,” ujar Aldi.


Menurutnya, keberadaan Satlinmas di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya berkaitan dengan aspek ketenteraman dan ketertiban, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan sosial yang mendorong kepedulian warga terhadap lingkungan.


Senada dengan itu, Dubalang Sawahan Timur, Dodi Sandra, menilai keterlibatan berbagai unsur menjadi kekuatan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dubalang, kata dia, siap mengambil bagian dalam menggerakkan masyarakat agar budaya gotong royong tetap hidup.


“Jumat Bersih merupakan momentum untuk memperkuat kebersamaan. Kami bersama Satlinmas, kelurahan, PKK dan masyarakat turun langsung membersihkan lingkungan. Ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi bagaimana membangun kepedulian bersama,” katanya.


Dodi menambahkan, semangat gotong royong merupakan modal sosial yang perlu terus dipertahankan di tengah dinamika kehidupan perkotaan. Lingkungan yang bersih dan tertata, menurutnya, tidak hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga mencerminkan kepedulian warga terhadap wilayah tempat mereka tinggal.


Sementara itu, Lurah Sawahan Timur, Indra Yunika, SH, mengapresiasi kolaborasi yang terbangun antara Satlinmas Satpol PP, Dubalang, TP-PKK dan masyarakat.


“Pemerintah kelurahan sangat mendukung kegiatan Jumat Bersih ini. Kebersihan lingkungan tidak mungkin hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan partisipasi masyarakat dan seluruh unsur yang ada di kelurahan,” ujar Indra.


Ia mengatakan, program tersebut sejalan dengan semangat Padang Rancak yang menempatkan kebersihan dan penataan lingkungan sebagai bagian penting dalam membangun kualitas kehidupan masyarakat.


Menurut Indra, keberhasilan menjaga kebersihan tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan sesaat. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, menjaga fasilitas umum, merawat saluran air dan lingkungan sekitar harus menjadi kebiasaan bersama.


Dukungan juga datang dari Ketua TP-PKK Sawahan Timur, Eli Litra. Ia menyebut keterlibatan kaum perempuan melalui PKK menjadi bagian penting dalam membangun budaya hidup bersih mulai dari lingkungan keluarga.


“PKK siap bersinergi dalam kegiatan Jumat Bersih. Kami ingin mengajak ibu-ibu dan keluarga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan itu harus dimulai dari rumah dan kemudian berkembang menjadi gerakan bersama di lingkungan masyarakat,” tutur Eli.


Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda rutin mingguan, tetapi mampu melahirkan kesadaran baru bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab seluruh warga.


Kolaborasi antara Satlinmas Satpol PP, Dubalang, pemerintah kelurahan, TP-PKK dan masyarakat Sawahan Timur memperlihatkan bahwa program pembangunan kota dapat berjalan lebih efektif ketika didukung partisipasi masyarakat.


Dalam konteks Padang Rancak, gerakan Jumat Bersih menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana program pemerintah diterjemahkan di tingkat kelurahan. Pemerintah tidak hanya mengandalkan kebijakan dari atas, tetapi mendorong masyarakat menjadi bagian dari proses menciptakan lingkungan yang lebih baik.


Kebersihan pun tidak lagi sekadar persoalan mengangkut sampah, melainkan menyangkut perubahan perilaku, kepedulian sosial, kesehatan lingkungan, hingga terciptanya ruang publik yang nyaman.


Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh di Sawahan Timur. Dengan sinergi yang konsisten antara aparatur pemerintah, unsur keamanan dan ketertiban masyarakat, organisasi kemasyarakatan, PKK serta warga, Padang Rancak bukan sekadar slogan, tetapi dapat diwujudkan dari lingkungan terkecil melalui gerakan nyata dan gotong royong.

(Red/Ds)

×
Berita Terbaru Update